
indosiar.com, Jakarta - Wah lagi pada asik nih. Mereka ini lagi mancing di tengah kota Jakarta lho. Tepatnya dikawasan pusat bisnis Sudirman dan Kuningan. Mereka memanfaatkan bekas bangunan gedung yang terbengkalai yang lahannya tergenang air.
Aktivitas pemancingan dikawasan ini sudah berlangsung sejak hampir 10 tahun lalu. Waktu terjadi krisis moneter di Indonesia yang antara lain bikin pembangunan gedung-gedung dikawasan ini terhenti. Lahan yang keburu digali untuk pondasi bangunan akhirnya tergenang air yang lama-lama membentuk semacam danau.
Nah karena khawatir menjadi tempat berkembangnya nyamuk, Pemda DKI akhirnya menebar benih ikan disini. Jadilah kolam pancing yang tiap hari dari pagi sampai sore ada saja yang datang.
Ikan yang ada beragam jenisnya. Ada ikan mujahir, lele sampai ikan patin. Umpan yang digunakan pun macam-macam. Ada yang pakai cacing, lumut, pelet atau mengkombinasikan semuanya. Nah, Pak Ismail yang tinggalnya di Pasar Rumput ini termasuk yang paling sering mancing dikawasan Kuningan ini.
Ikan hasil pancingan biasanya dijadikan lauk untuk makan sehari-hari. Dan kalau mau dapat banyak ikan datang waktu pagi sampai menjelang petang. Soalnya itu diyakini waktu bagi ikan untuk mencari makan.
Bukan hanya lahan kosong tempat gedung-gedung terbengkalai yang dimanfaatkan untuk memancing. Lahan proyek yang belum jadi pun dijadikan arena pemancingan.
Seperti di galian Proyek Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur. Karena terlalu lama dibiarkan sebagai lahan terbuka digenangan air kemudian ditebarkan bibit ikan dari berbagai jenis. Dari pada jadi sarang nyamuk. Bibit ikan itu ada yang dari Pemda DKI Jakarta ada juga yang berasal dari warga.
Bagi para pemancing ini kesibukan pekerja proyek yang sedang mengoperasikan alat-alat berat tidak menganggu keasyikan mereka. Dalam satu minggu setidaknya lebih dari 3 kali para pemancing datang ke tempat ini.
Selain cari lauk untuk makan sehari-hari, mancing di tempat beginian juga bisa menjadi pemuas hobi. Seperti pak Salim yang sehari-harinya jadi sopir truk barang. Kalau lagi ngak narik, Pak Salim pasti mancing disini.