
Sejumlah kolektor uang dan perangko atau felatelis kembali bergairah untuk berburu uang pecahan 50 ribu rupiah dan perangko seri mantan Presiden Soeharto.
Hal ini dilakukan sejak ramainya pemberitaan media tentang kesehatan mantan Presiden Soeharto. Hanafi misalnya, warga Bengala, Serang, Banten, bahkan enggan melewatkan setiap pertemuan yang diadakan para felatelis.
Pertemuan tersebut dilakukan untuk bertukar fikiran. Dalam pertemuan dua minggu terakhir ini ada saja koleksi perangko seri Pak Harto yang didapatkannya dengan bertukar koleksi dengan felatelis lain.
"Untuk perangko Pak Harto itu dari seri penerbitan pertama tahun 1974 sampai 1997 sebanyak 41 seri. Jadi ada beberapa macam yang memang dikumpulkan mengingat banyaknya kolektor sedang memburu baik itu buku, maupun uang dan perangko" ujar Hanafi.
Memang tidak mudah untuk mendapatkan perangko dan uang seri ini karena cetakannya terakhir beredar saat berakhirnya masa jabatan mantan Presiden Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia tahun 1997. Sehingga untuk mencari perangko seri ini, para felatelis terpaksa berburu ke pasar loak di Jakarta atau bertukar koleksi dengan felatelis lain.
Nita, felatelis yang juga karyawan kantor pos Serang mengakui, sudah tidak dijualnya kembali perangko seri mantan Presiden Soeharto di kantor pos tempatnya bekerja.
Selain perangko, uang pecahan 50 ribu rupiah bergambar Pak Harto juga masih menjadi incaran para kolektor. Tidak sedikit dari mereka yang rela membayar berkali-kali lipat untuk mendapatkan koleksi tersebut. (Tim Liputan/Sup)