
indosiar.com, Jawa Barat - Hamparan sawah nan luas ini merupakan tumpuan hidup lebih dari 130 keluarga petani penggarap di Desa Cihaur, Arjasari, Kecamatan Leuwi Sari, Singaparna, Jawa Barat.
Dengan pengairan yang cukup dan pola tanam yang benar, membuat hasil panen mencukupi. Untuk setiap 1 hektar sawah bisa menghasilkan padi varietas IR 64 sebanyak 7 ton.
Dalam menggarap sawah, para petani di daerah ini menggunakan pola budidaya mina padi.
Pola tanam padi yang dibarengi dengan penebaran bibit ikan dan udang ini memberikan keuntungan bagi petani penggarap. Sembari menunggu panen padi, petani dapat memanen ikan.
Untuk ikan dan udang ukuran kecil dapat dipanen setiap 3 hingga 4 minggu sekali. Sedangkan untuk ukuran besar dipanen setiap 40 hari sekali.
Selama musim tanam padi 3 bulan 10 hari, petani penggarap dapat memanen ikan dan udang sebanyak dua kali.
Untuk sawah seluas 1 hektar, petani dapat memperoleh penghasilan tambahan sekitar 1,5 juta rupiah.
Menurut H. Oyon, seorang petani, dari bertanam padi dengan pola ini, dirinya dapat memenuhi kebutuhan keluarganya, dan menyekolahkan anak-anaknya.
Suksesnya penerapan pola mina padi di Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat ini, dapat menjadi contoh bagi para petani sawah di daerah lain. Sehingga pendapatan petani meningkat, dan sekaligus meningkatkan taraf hidup petani.(Idh)