indosiar.com, Cirebon - Baru-baru ini digelar di Cirebon, sebuah pertunjukan musik khas suku Indian Inca, yang hidup di Pegunungan Andes, Amerika Selatan. Alunan musik yang dibawakan 2 pemusik asal Peru dan Chili ini sangat menyentuh hingga menarik perhatian masyarakat.
Pertunjukan musik khas suku Indian Inca ini digelar sejak 20 hingga 22 Maret lalu di Grage Mall Cirebon. Dibawakan oleh group musik duo Chalwanka, nuansa suku Indian Inca sangat terasa. Chalwanka sendiri beranggotakan Pacha dari Peru dan Nuso dari Chili.
Tak hanya menggunakan alat musik ciri khas suku Inca, yakni Saponga dan Kina, kedua pemusik ini juga mengenakan ikat kepala dan selendang tradisional suku yang berdiam di Pegunungan Andes. Sekilas alat musik yang digunakan tak berbeda dengan seruling. Saponga dan Kina memang terbuat dari bambu, seperti halnya seruling.
Nada yang dihasilkan dari alat musik ini sangat lembut dan mendayu, pembuat para penonton ikut terhanyut. Sejumlah lagu khas Amerika Latin gubahan group Chalwanka disuguhkan. Lagu-lagu lembut, seperti ala kader Pacha dan Imilitei maupun lagu berirama cepat, seperti Meliende cafe dibawakan dengan sangat cantik.
Tak hanya lagu-lagu etnik sejumlah lagu pop dan rock, seperti lagu milik Richard Mark, Celine Dion maupun John Lennon mampu dibawakan lewat alat musik khas Indian ini. Sang pemusik Pacha mengaku senang bisa tampil di Cirebon dan kota - kota di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki kekayaan musik etnis.
Chalwanka sendiri telah mengunjungi sejumlah kota di Indonesia, tak hanya mengenalkan musik khas Indian Inca. Tour ini juga bertujuan mengenalkan budaya suku Indian yang selama ini identik dengan kisah peperangan saja. (Masyuri Wahid/Dv/Ijs)