HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
sapa

Panjat Enau : Jadi Olahraga Tradisional



indosiar.com, Banjarmasin - Festival Budaya Banjar kembali digelar di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berbagai olahraga tradisional ditampilkan, salah satunya tradisi masyarakat Kandangan Hulu, Sungai Selatan, Kalimantan Selatan yakni menaiki pohon enau. Olahraga yang membutuhkan kemahiran dan keberanian tersebut ternyata sangat menghibur masyarakat.

Festival Budaya Banjar 2009 yang digelar di halaman kantor Gubernur Kalimantan Selatan kali ini terasa cukup meriah dibanding sebelumnya. Pasalnya dalam festival tersebut, selain ditampilkan berbagai lomba unik dan menarik juga ditampilkan tradisi keseharian masyarakat pedalaman yang dikemas menjadi cabang olahraga tradisional yakni menaiki enau.

Olahraga tradisional yang berasal dari Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini dimainkan oleh dua tim, yang satu timnya terdiri dari 3 orang. Para peserta berlari dan langsung menaiki enau yang dibuat dari tiang bambu, sambil membawa penampung air bambu untuk diletakkan diatas enau.

Selanjutnya para peserta kembali memanjat untuk memasukan air kedalam tempat penampungan tadi. Para peserta terlihat sangat lincah dalam memanjat maupun turun dari batang bambu.  Setelah air terisi penuh diatas enau, para peserta kembali mengambil air untuk dikumpulkan. Nanang, salah satu peserta panjat enau berharap agar kebiasaan masyarakat pendalaman pencari air enau yang kini telah dibentuk menjadi olahraga tradisional akan terus dilestarikan. (Muhammad Lutfi Darlan/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
26-May-2010 09:58:42 WIB by yusuf
buahnya langka ??
14-Apr-2010 21:56:49 WIB by Kamal Ansyari
Saya dukung pelestarian khazanah cerita rakyat kandangan, kalimantan selatan seperti datuk panglima hamandit, datu ramanggala di ida manggala sungai raya, datu ulin dan asal mula kampung ulin, legenda batu laki dan batu bini di padang batung, legenda gunung batu bangkai loksado, legenda datu ayuh/sindayuhan dan datu intingan/bambang basiwara di loksado, kisah datu ning bulang di hantarukung, datu durabo di kalumpang, datu patinggi di telaga langsat,legenda mandin tangkaramin di malinau, kisah telaga bidadari di hamalau, datu kandangan dan datu kertamina, datu hamawang dan sejarah mesjid quba, tumenggung antaluddin mempertahankan benteng gunung madang, bukhari dan perang amuk hantarukung di simpur, datu naga ningkurungan luk sinaga di lukloa, datu singakarsa di pandai, mesjid ba angkat di wasah, dakwah penyebaran agama islam datu taniran dan datu balimau, kuburan tumpang talu di parincahan, pahlawan wanita aluh idut di tinggiran, panglima dambung di padang batung, gerombolan pemberontak ibnu hajar, sampai cerita tentang perang kemerdekaan Divisi IV ALRI yang dipimpin Brigjen H. Hasan Basyri dan pembacaan teks proklamasinya di Kandangan.Semuanya adalah salah satu aset budaya dan sejarah bagi Kalimantan Selatan.
5-Aug-2009 23:52:57 WIB by alihadun kalibata
olah raga monyet

 

Nama:
Email:
Security Code: