
indosiar.com, Karawang - Salah satu acara khas memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI adalah pawai. Banyak cara dan gaya pawai, seperti yang dilakukan sejumlah anak - anak dan pemuda di Karawang. Mereka memanfaatkan barang bekas, seperti ember plastik dan bekas tempat cat untuk membentuk group drum band berkeliling kampung mengikuti karnaval.
Sekilas alunan musik drum band ini terlihat seperti keluar dari peralatan musik konvensional. Namun jika dicermati drum band ini berasal dari sejumlah peralatan barang bekas, seperti ember plastik dan bekas tempat cat.
Drum band barang bekas ini merupakan salah satu peserta dalam karnaval memperingati Hari Kemerdekaan RI di Desa Gempol, Kecamatan Banyusari, Karawang, Jawa Barat. Acara karnaval memang menggunakan peralatan seadanya lantaran kondisi ekonomi yang dianggap masih sulit.
Selain drum band dengan perabotan barang bekas, sejumlah warga juga mengenakan berbagai pakaian maupun macam - macam dandanan unik. Hal ini membuat suasana karnaval Kemerdekaan semakin meriah.
Di lereng merapi kawasan Sleman, Yogyakarta, pawai 17 Agustus dimeriahkan arak - arakan gerobak sapi. Pawai yang menempuh sekitar jarak 7 kilometer ini diikuti 61 peserta.
Mereka selain menghias gerobak dengan kertas berwarna, mereka juga mempertimbangkan kondisi sapi. Bahkan untuk mendongkrak stamina sebagian sapi telah diberi jamu Jawa dan telur angsa sebelum pawai dimulai.
Bagi masyarakat pedesaan gerobak sapi masih menjadi alat transportasi yang sangat penting untuk membawa hasil panen, namun keberadaan gerobak sapi semakin terpinggirkan. Peranannya sudah mulai diganti oleh kendaraan bermotor yang tidak ramah lingkungan. (Tim Liputan/Dv/Sup).