HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
Kesenian Trunggojoyo

Pemain dan Penonton Kesurupan



indosiar.com, Semarang - Kelompok kesenian rakyat kuda lumping di Gunung Pati, Semarang, berupaya keras mewariskan keterampilan menari dan memberi kesempatan kepada anak - anak usia dini. Menggelar tari tradisional yang kental bernuansa magis itu. Uniknya, setiap digelar pertunjukkan kuda lumping anak - anak ini, pemainnya pun bisa kerasukkan roh halus layaknya pemain kuda lumping dewasa, dan hati - hati penonton pun dapat kerasukkan.

Beginilah persiapan pentas belasan bocah - bocah kecil warga Desa Magersari, Kecamatan Gunung Pati, Semarang, yang tergabung dalam kelompok kesenian kuda lumping Trunggojoyo. Sesudah semuanya selesai, bocah - bocah ini lantas mengambil kuda kepang dan siap tampil didepan warga masyarakat.

Layaknya pertunjukkan kesenian rakyat lainnya, sebelum pentas dilakukan ritual sesaji oleh seorang sesepuh warga. Pentas anak - anak ini rupanya tak berlangsung mulus, karena salah satu bocah yang paling kecil malah memilih berlari kearah orangtuanya. Namun itu tidak mengganggu, karena belasan penari kuda lumping lain begitu luwes menari diiringi tetabuhan irama reog yang bertalu - talu.

Berbeda dengan pertunjukkan kuda lumping dewasa yang selalu disertai dengan sesajian atraksi berbahaya, seperti memakan kaca, terian kuda lumping anak - anak tak melakukannya. Meski demikian pemain anak - anak ini tetap juga kesurupan ditengah pertunjukkan.

Salah satu penari anak kerasukan roh halus, gerakan tariannya terlihat tak terkendali, hingga harus ditenangkan oleh salah satu pimpinan group kuda lumping itu. Usai pertunjukkan anak, giliran kelompok kuda lumping dewasa menghibur warga. Seperti pertunjukkan sebelum - sebelumnya selalu ada kejadian nyeri saat para penari mulai kerasukkan.

Kali ini Asalah, seorang pemain yang telah kerasukkan, tiba - tiba menerobos kerumunan penonton dan berupaya memanjat sebuah pohon. Tak hanya pemain yang bisa kerasukkan, salah satu penonton yang berada di dekat para pemain tiba - tiba juga ikut kesurupan, hingga harus ditenangkan oleh sesepuh kelompok ini. Mungkin ini sebagian resiko menonton kuda lumping. Anda yang mau mencoba ? (Agus Hermanto/Dv/Ijs)

 

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: