
indosiar.com, Ciwidey - Ranca Upas merupakan tempat wisatadi kawasan Bandung Selatan, Jawa Barat. Letaknya di dekat perkebunan teh Rancabali di kaki Gunung Patuha, Ciwidey, Jawa Barat.
Udara pegunungan yang sejuk dan lingkungan hutan pegunungan yang masih asri, membuat tempat ini banyak dikunjungi wisatawan.
Ranca Upas, dapat di tempuh dengan mobil selama 2 jam dari kota Bandung. Jaraknya sekitar 170 kilometer.
Pengunjung dapat menyaksikan langsung rusa yang sedang diberi makan oleh pawang melalui panggung yang telah disediakan.
Lia, seorang wisatawan mengungkapkan, dirinya senang bisa melihat rusa di Ranca Upas. Untuk memanggil rusa, sang pawang bersiul.
Begitu mendengar tanda dari sang pawang, rusa-rusa akan datang, keluar dari tempat persembunyiannya, selain makan rumput dan air, rusa juga sangat suka makan umbi-umbian, seperti ubi dan singkong. Waktu makan bagi rusa-rusa ini setiap pukul dua siang.
Kalau bukan saat jam makan, rusa-rusa ini tidak akan keluar, bersembunyi di bawah rimbunnya semak semak.
Usep Saepudin merupakan salah seorang pawang rusa ditempat ini. Dia telah bekerja sejak 10 tahun lalu. Bapak 4 orang putra ini bertugas memberi makan dan memelihara rusa di kawasan ini.
Selain memberi makan, Usep juga bertugas menjaga keamanan dan mengawasi agar rusa tidak lepas dari tempat penangkaran. Setiap hari dia harus memeriksa kawat pagar pembatas agar rusa terhindar dari gangguan.
Gangguan paling banyak datang dari manusia dan anjing. Rusa-rusa ini jinak kepada pengunjung. Karena itu, para pengunjung dapat leluasa memberi mereka makan.
Awalnya, jumlah rusa di tempat ini hanya 8 ekor, namun kini telah berkembang menjadi 16 ekor.
Penangkaran rusa di Ranca Upas ini selain untuk melestarikan rusa, juga dimaksudkan sebagai wahana pendidikan.