Reporter/Cameraman : Lenasari Aristianti / Hengky Wiramadhaindosiar.com, Jakarta - Anak - anak dari sebuah kelompok bermain ini lagi tunggu giliran naik pentas di Teater Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Mau menampilkan operet nih ceritanya. Mangkanya udah siap dengan kostum masing -masing.
Ya begini ini nih kalau anak - anak umur 3 sampai 4 tahun ngumpul. Sebentar anteng, sebentar nggak mau diam. Tapi tetep aja bikin gemes ya ! Layarpun dibuka. Pertanda babak pertama dari operet ”semangka yang ranum” dimulai. Seorang petani bernama Pak Said, sedang melihat - lihat kebun semangkanya.
Wah, Pak Said lagi senang tuh. Karena sebentar lagi semangka - semangkanya udah bisa dipanen. Mangkanya dia pesen banget sama si Jojo, sang orang - orangan sawah, untuk ngejagain kebun buahnya. Berhubung para pemerannya masih umur 3 sampai 4 tahun, dialog dan nyanyian dalam operet ini udah direkam dulu sebelumnya. Buat jaga - jaga takut pada lupa.
Tapi walau memang ada yang lupa, semangat para balita ini tetap oke. Dengan kemampuan berakting seadanya, mereka nggak malu - malu unjuk aksi panggung mereka, sesuai peran masing – masing.
Misalnya nih si tikus yang lagi membujuk jojo supaya mau ngasih dia semangka. Jojo yang kepanasan, ditawarinya topi. Tapi ditolak Jojo, yang udah tahu niat jelek sang tikus.
Ternyata bukan si tikus doang yang minat dengan semangkanya Pak Said. Si kelinci juga ngiler ! Jojo yang kehujanan, dirayunya dengan memberikan payung dan jas hujan. Eh, lihat deh tuh, si kelinci putih itu ngapain ? Tapi jojo tetap memegang teguh amanat Pak Said, menjaga kebun semangka dengan sebaik - baiknya sampai akhirnya saat panen tiba. Hebat ya Jojo. Menjaga amanah itu penting. Benar gak ?
Di sisi lain, pastinya nggak gampang ngarahin anak - anak balita. Apalagi biasanya anak seumur mereka cepat bosan. Selama tiga bulan latihan, ada aja yang mogok, sehingga harus disiasati.
Walau capek, para aktor dan aktris cilik ini juga kelihatan menikmati aksi mereka. Putri yang jadi pemeran kelinci misalnya, suka banget dengan perannya. Yang nonton juga senang. Abis imut banget sih kelincinya !
Dalam pementasan ini, bukan soal penjiwaan peran yang penting. Tapi bagaimana rasa percaya diri para balita itu bisa dibangkitkan. Memupuk rasa percaya diri anak sejak dini, diyakini baik bagi pertumbuhan mereka, asal caranya sesuai dengan umur sang anak. Karena katanya nih, pribadi yang percaya diri, bakal lebih siap menghadapi tantangan masa depan. (Dv/Sup).