
indosiar.com, Solo - Ritual Grebek Syawal ini diawali dengan kirab gunungan ketupat yang berisi 5000 ketupat. Arak-arakan melibatkan pasukan prajurit Keraton Mangkunegaran, Surakarta, sejumlah penari gambyong serta ribuan warga.
Arak-arakan dimulai dari pintu masuk Taman Jurug menuju Taman Gesang, disisi timur komplek wisata. Sepanjang kirab, pengageng keraton menyebarkan uang recehan logam yang menjadi rebutan warga.
Sebelum gunungan direbutkan, pengageng Keraton Solo mengantarkan doa. Namun sebelum doa selesai dibacakan, ribuan warga sudah tidak sabar dan langsung berebut gunungan ketupat. Suasana pun gaduh.
Anak-anak, tua muda dan orang tua nekat berdesakan untuk mendapatkan ketupat yang diyakini membawa berkah.
Ritual Grebek Syawal ini diakhiri dengan prosesi larung ageng Jaka Tingkir. Secara simbolik, larung ageng berarti kembali kepada segala yang suci dan bersih, seperti makna syawalan.(Ganuk Nugroho Adi/Ijs)