HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Perbuatan Bejat Ayah Kandung



Untitled Document

Reporter : Muslichan
Cameraman : Budiyono

indosiar.com, Cilacap - Perbuatan Sukardi memang keterlaluan. Pria berusia 45 tahun warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa tengah, yang sehari-harinya bekerja sebagai koki di restoran Cina ini, tega menggauli tiga orang anak kandungnya sendiri.

Perbuatannya itu terbongkar karena dirinya kepergok istrinya, Sriyati, ketika tengah mencabuli anak perempuannya yang ketiga di kamarnya. Melihat kelakuan bejat suaminya itu, Sriyati langsung naik darah. Iapun mengutuk suaminya yang telah tega merenggut kehormatan anak gadisnya sendiri. Karena kesal, ia kemudian membawa anaknya kabur ke Jakarta.

Namun kekesalannya tidak juga hilang. Sehingga kemudian ia melaporkan perbuatan suaminya itu ke Mapolsek Gandrungmangu, Cilacap, Jawa tengah.

Polisi kemudian meringkus tersangka Sukardi. Kepada petugas, ia mengaku telah menggauli tiga anak kandungnya sendiri sejak tahun 1996 lalu. Menurut tersangka, dirinya menggauli tiga anak kandungnya karena tidak tahan menahan nafsunya sendiri, begitu melihat anaknya yang sedang beranjak remaja.

Ia pertama kali menggauli anak perempuannya yang pertama, sebut saja namanya Melati, di rumah kontrakannya di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Kebetulan dirinya tinggal satu kos dengan anaknya tersebut, karena sama-sama bekerja di sebuah restoran Cina.

Tersangka memberi alasan, dirinya nekad menggauli anaknya itu, karena terlalu lama berpisah dengan istrinya. Kebetulan ia dan anaknya tinggal satu rumah di Jakarta. Sementara istrinya tinggal di kampungnya di Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah. Hubungan sedarah itu akhirnya membuat korban hamil dan melahirkan seorang bayi lak-laki yang kemudian dititipkan di sebuah yayasan.

Ternyata perbuatan Sukardi itu terus berlanjut setelah ia pulang ke kampung halamannya di Cilacap. Kali ini ia mengincar anak gadisnya yang kedua, sebut saja namanya Delima. Menurut salah seorang korban, dirinya tidak kuasa menolak keinginan ayahnya karena diancam.

Nekatnya lagi, perbuatan itu dilakukan tersangka di tempat tidur yang hanya dipisahkan oleh bilik bambu dengan tempat tidur istrinya. Namun tersangka tidak berhenti sampai disitu. Setelah menggauli anak keduanya, ia kembali meneruskannya dengan menggauli anak ketiganya, sebut saja namanya Dahlia.

Kesaksian

Kini tersangka harus mendekam di tahanan di Mapolres Cilacap, Jawa tengah.Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas kepolisian, diduga selain melakukan pemerkosaan, tersangka juga melakukan tindakan penganiayaan terhadap ketiga orang korban yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Hal yang sama diungkapkan istri tersangka yang juga merupakan ibu korban. Ketiga korban pernah bercerita kepada dirinya, mereka terpaksa melayani ayah kandungnya karena takut setelah diancam.

Perasaan takut itu pula yang membuat ketiga korban tidak berani menceritakan kejadian yang mereka alami kepada ibu mereka. Ketiga korban khawatir, ibunya akan mengalami shock berat begitu mengetaui perbuatan bejat ayah mereka. Perbuatan Sukardi baru berhenti setelah dirinya dilaporkan istrinya ke polisi.

Delik

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Sukardi akan dijerat dengan pasal pemerkosaan dan penganiayaan terhadap korban di bawah umur.

Sementara itu, warga sekitar rumah tersangka sangat mengutuk perbuatan bejat yang dilakukan tersangka kepada tiga anak perempuannya. Mereka mengharapkan tersangka mendapat hukuman yang setimpal sehingga perbuatan serupa tidak dilakukan oleh warga desa yang lain.

Namun bagi istri tersangka, Sriyati, dirinya bersedia memaafkan tersangka bila kelak telah selesai menjalani hukuman di penjara, serta mau bertobat dan tidak lagi mengulangi perbuatan bejatnya. Karena bagaimanapun juga, tersangka adalah suaminya dan ayah dari anak-anaknya yang menjadi korban.

Sedangkan tersangka Sukardi sendiri menyatakan penyesalannya atas perbuatannya tersebut. Dirinya mengaku mau bertobat dan memperbaiki kelakuannya. Ia berjanji tidak akan menyia-nyiakan istri dan anak-anaknya setelah kelak bebas dari penjara.

Tersangka kini mengisi hari-harinya di dalam tahanan polisi. Barulah dirinya sadar, bahwa perbuatan yang dilakukannya terhadap tiga anak perempuannya tersebut sangat bejat dan dikutuk masyarakat. Apapun alasannya, perbuatan tersebut akan menghancurkan masa depan korban yang merupakan anak kandungnya sendiri, dan akan menyeret dirinya ke dalam penjara.(Idh)

Video Streaming

Bookmark and Share