
indosiar.com, Yogyakarta - Mariana Henuk, pembuat lilin Paskah warga Pondo Harjo Sleman, Yogyakarta ini sibuk menyelesaikan sejumlah pesanan. Dibantu oleh suami dan salah seorang pekerjanya, wanita 37 tahun ini, mampu membuat berbagai jenis lilin untuk keperluan perayaan Paskah. Menjelang perayaan Paskah tahun ini, ia telah menghabiskan lebih dari 10 karaung parafin bahan baku pembuat lilin.
Jumlah itu meningkat drastis dibandingkan hari biasa, yang hanya menghabiskan 2 karung parafin. Mariana mengaku, permintaan lilin Paskah datang dari dalam dan luar negeri. Lilin lilin itu dijual dengan harga antara 4 ribu rupiah hingga 140 ribu rupiah perbuahnya.
Proses pembuatanya pun sangat sederhana. Pertama, bahan baku parafin dimasak lebih dahulu sekitar satu jam, apabila telah mencair, kemudian dimasukan setearin sebagai pengeras. Lilin cair selanjutnya siap dibentuk sesuai dengan pesanan.
Setelah kering, lilin kemudian dipotong agar terlihat rapi dan menarik. Tidak ketinggalan, lilin juga dikemas menggunakan wadah plastik sebelum dipasarkan diberbagai wilayah. (Krisna Agung/Sup)