HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Phnom Penh, Saksi Kekejaman Polpot




indosiar.com, Phnom Penh, Kamboja -
(Kamis, 05.04.2012) Beginilah suasana kota Phnom Penh yang merupakan ibukota negara Kamboja. Negara yang berada di kawasan Asia Tenggara ini memiliki penduduk sekitar 14 juta jiwa dan saat ini dipimpin oleh Raja Norodom Sihamoni dan Perdana Menteri Hun Sen. Sepintas suasana kota Phnom Penh sangat sederhana, dan tidak ada gedung-gedung mewah layaknya ibukota suatu negara.

Kota ini lebih banyak dipenuhi dengan rumah dan gedung sederhana serta candi dan pagoda yang menunjukkan negara ini mayoritas dihuni oleh penganut agama Budha. Namun dibalik kesederhanaan tersebut, Phnom Penh memiliki sejarah kelam terkait aksi pembantaian resim Polpot terhadap rakyat Kamboja.

Museum Genocide Center merupakan museum untuk mengenang kekejaman resim Polpot terhadap rakyat Kamboja. Sejumlah tengkorak disatukan didalam satu gedung sebagai bentuk keprihatinan terhadap kekejaman resim Polpot. Tidak hanya itu, lokasi pembantaian juga dihadirkan dilokasi ini atau mirip dengan lokasi pembantaian oleh PKI di Lubang Buaya, Jakarta.

Sementara itu Tuol Sleng Genocide, juga merupakan museum dimana dilokasi bekas sekolah ini dijadikan sebagai penjara tempat penyiksaan oleh resim Polpot. Sungguh ironis penderitaan yang dialami rakyat Kamboja di masa lalu. Semoga rakyat Kamboja dapat menikmati kebebasan demokrasi yang saat ini mereka rasakan. (Achmad Faizal/Sup)

Bookmark and Share