HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM

Ramadhan 1430 H : Tradisi Meugang di Bumi Serambi Mekkah



indosiar.com, Banda Aceh - Jelang bulan suci ramadhan di Bumi Serambi Mekkah, Nanggroe Aceh Darussalam dikenal tradisi Makmeugang. Umat Islam setempat wajib menyantap menu makanan dari olahan daging sapi atau kerbau. Tradisi Makmeugang yang diyakini sudah ada sejak Kesultanan Iskandar Muda tersebut menandai awalnya bulan Ramadhan.

Ada yang menarik setiap menjelang bulan Ramadhan tiba Bumi Serambi Mekkah. Sebelum melaksanakan ibadah puasa, warga berbondong-bondong membeli daging sapi atau daging kerbau untuk dijadikan menu makanan di rumah.

Saat itu, semua anggota keluarga yang ada di perantauan diwajibkan untuk pulang ke rumah dan berkumpul di rumah untuk makan bersama. Meski di hari itu harga daging melambung tinggi, namun hal itu tidak menjadi hambatan bagi warga. Mengkonsumsi menu makanan daging tetap harus ada.

Sejumlah pedagang sapipun jauh-jauh hari sudah menyiapkan ternaknya untuk disembelih pada hari makmeugang ini. Walau dipasaran juga tersedia daging sapi impor, namun warga lebih memilih daging sapi lokal, meski harus merogoh kocek lebih dalam. Di hari Makmeugang ini harga dagin sapi dan daging kerbau bisa mencapai 120 ribu rupiah perkilogramnya.

Menurut tokoh adat Aceh, Badrus Zaman Ismail, tradisi Makmeugang sudah ada sejak zaman pemerintah Sultan Iskandar Muda, dimana setiap bulan puasa atau hari raya akan tiba sultan selalu mengumpulkan warga untuk kemudian membagi-bagikan makanan berupa daging dan makanan. (Despriani Zamzami/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: