
indosiar.com, Wonogiri - Ribuan warga Wonogiri memadati pendopo kantor bupati. Berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pegawai negeri, seniman, guru dan pedagang mengikuti ruwatan Ageng Nagari ini.
Ritual diawali dengan doa bersama dipimpin oleh 5 tokoh agama. Selanjutnya, Bupati Wonogiri Begug Purnomosidhi menyerahkan wayang Batara Kala kepada dalang ruwat, Sutino Handiko Carito.
Dalam pewayangan, Batara Kala adalah sumber bencana sehingga harus diruwat agar bencana tidak terjadi terus menerus.
Dalam ritual ini digelar pentas wayang kulit dengan lakon : Murwo Kala, yang merupakan simbol untuk pengusir bencana.
Bermacam sesaji diletakkan di belakang layar, yang konon sebagai persembahan untuk Batara Kala.
Seusai pentas, sesaji ini akan ditanam di 4 penjuru angin dan satu pusat di wilayah Wonogiri.(Ganuk Nugroho Adi/Ijs)