HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Jelang Imlek

Ritual Menyucikan Patung Dewa



indosiar.com, Jember - Beragam ritual digelar di sejumlah vihara menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Sebuah vihara di Jember, Jawa Timur, menggelar tradisi menyucikan patung dewa dengan ramuan air suci dan wewangian.

Berdasarkan keyakinan umat Konghucu, penyucian ini dilakukan saat penghuni patung sedang naik ke surga dan berharap dewa akan memberikan keberuntungan jika patung tersebut disucikan.

Jika orang Jawa memandikan pusaka kerisnya di bulan suro, maka umat Konghucu juga mempunyai keyakinan sendiri untuk menghormati dewanya, yakni dengan memandikan patung-patung dewa suci menjelang Tahun Baru Imlek.

Di Vihara Adipatma di Desa Karang Asem, Kecamatan Panti, Jember, sedikitnya 16 patung dewa suci mulai dari patung Dewi Kwan Im, hingga patung-patung para pengawalnya, dimandikan dengan menggunakan air suci dari ramuan air teh, air kembang maupun air bunga cendana.

Menurut pengurus klenteng, hari-hari sepekan menjelang Imlek merupakan hari baik untuk memandikan patung dewa suci, sebab pada saat itu patung-patung tersebut sedang kosong, karena semua penghuninya sedang menghadap Tuhan di surga.

Acara memandikan patung inipun hanya dilakukan setahun sekali dan harus selesai sehari penuh. Selain itu pengurus yayasan yang memandikannya tidak diperkenankan makan daging alias vegetarian.

Dengan disucikannya patung-patung dewa ini, warga Tionghoa khususnya yang beragama Konghucu berharap bahwa pada tahun shio kerbau nantinya mereka akan mendapat berkah serta dilancarkan rejekinya.

Selain prosesi memandikan patung, menjelang perayaan Imlek, vihara terbesar di Jember yang dibangun pada tahun 1955 ini juga sudah mulai berbenah dengan memberi hiasan lampion dan pernak-pernik lainnya di setiap sudut ruangan vihara.(Tim liputan Indosiar/Ana/Ijs)

Bookmark and Share