HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
Tradisi Petik Panen

Ritual Ungkapan Syukur Kepada Tuhan





indosiar.com,Banyuwangi -
Puluhan petani Dusun Ngadimulyo Desa Bulurejo Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi, menggelar tradisi petik panen di tengah sawah di desa setempat. Berbagai sesaji disiapkan, berupa nasi tumpeng lengkap ingkung, bubur merah putih, sisir rambut, cermin, kembang telon, peralatan maginang dan air putih.

Dua orang petani didaulat menjalani ritual petik panen. Masing-masing mewakili tanaman padi dari dua sawah berbeda, sebagai simbol pengantin padi. Tradisi ini dipimpin oleh seorang ketua adat, yang bertugas menyatukan semua perlengkapan sesajen sebelum akhirnya ditimbun.

Bakar dupa dan bakar seikat jerami padi menjadi tanda dimulainya ritual. Seikat padi dipetik oleh ketua adat lalu disisipkan di sela-sela kembang telon. Uniknya, seikat padi itu digendong tokoh adat yang nantinya akan dipertemukan dengan seikat padi calon mempelai.

Di penghujung ritual, kenduri dan sesajen dibagikan merata kepada semua petani peserta tradisi petik panen. Selain untuk menjalin silaturahmi antar petani, tradisi petik panen memiliki makna tersendiri bagi petani dusun Ngadimulyo.

Tradisi yang digelar tiap menjelang panen raya padi itu dimaksudkan sebagai ungkapan syukur atas panen melimpah serta permohonan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar tanaman padi sepanjang musim tak dilanda puso atau gagal panen. (Nursalim/Sup)
 

Bookmark and Share


Page: 1
29-Jun-2010 19:17:21 WIB by anton wahyudi
Ritual wujud syukur kepada Tuhan tentang tradisi wiwitan dan pepanenan tanaman padi juga masih banyak saya temui di Kabupaten Jombang tanah kelahiran saya sendiri. Istilah tradisi atau ritual yang sedemikian, oleh masyarakat Jombang menyebutnya dengan nama atau Tradisi Cok Bakal.
Sepertinya hal-hal yang semacam ini sudah banyak mengalami kepunahan di tengah lajunya era globalisasi. Jadi, alangkah baiknya hal-hal yang sedemikian, hal-hal yang dianggap sepele perlu kita dokumentasikan sebagai bentuk rasa mencintai kebudayaan/tradisi lama yang dulu banyak/sering dilakukan oleh nenek moyang kita.

 

Nama:
Email:
Security Code: