
indosiar.com, Solo - Lihatlah kartun-kartun berisi kritik sosial yang dibuat Bejo Wage Suu, seorang seniman yang tinggal di Pajang, Solo, ini. Berbeda dengan kartun kebanyakan, kartun hasil karyanya berbentuk tiga dimensi, dengan menggunakan model patung-patung kecil dari kayu.
Seperti karakter kartun lain, kartun-kartun ini sebagai bentuk kritik, terhadap peristiwa-peristiwa yang aktual. Seperti kasus kisruh di tubuh PSSI, persidangan Gayus, konflik keistimewaan DIY, dan sebagainya.
Kartun tiga dimensi ini dibuat dari kayu pinus, serta potongan kain perca. Bentuknya berupa sosok manusia, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa. Meskipun ukurannya kecil, namun detil ekspresi patung cukup jelas.
Menurut Bejo, kartun tiga dimensi ini dirintis sejak enam bulan lalu, yang merupakan pengembangan dari seni liping yang sudah ditekuninya sejak tahun 1998. Lewat kartun ini, Bejo ingin memberi warna bagi perkembangan kartun. Harga kartun-kartun ini sangat variatif, berkisar Rp 100 ribu hingga RP 350 ribu. (Ganug Nugroho Adi/Sup)