
Pada mulanya Tari Angguk adalah tari permainan atau hiburan yang biasa dimainkan oleh muda- mudi. Namun dalam perkembangannya Tari Angguk mulai disisipin hal-hal mistis. Konon, Tari Angguk juga dianggap bisa mengundang roh halus untuk ikut bermain dengan menggunakan media tubuh sang penari.
Sejak Tarik Angguk diyakini sebagai tarian mistis, tidak jarang para penari terlihat dalam kondisi tran atau tidak sadarkan diri. Kondisi ini diyakini warga sebagai masuknya roh halus dalam tarian.
Hal ini terlihat saat digelarnya Tarian Angguk untuk memeriahkan acara tanggalan Dalem Sri Paduka Pakualan ke IX Kamis lalu.
Setelah puas bermain biasanya sang pawang akan menyadarkan para pemain dengan memasukan roh halus kedalam kendang. Sementara penari Angguk yang kelelahan dibawa ke belakang panggung untuk mendapat tenaga spiritual.
Apabila dahulu tarian Angguk hanya menjadi tarian permainan atau hiburan bagi muda mudi, saat ini tari Angguk memiliki nilai mistis sebagai daya tarik yang mengharuskan para penarinya memiliki kematangan agar siap dijadikan media bagi sang roh halus. (Tim Liputan/Sup)