HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Tari Kreasi Baru : Bedoyo Tedjo Asih



Reporter : Albert Bembot
Juru Kamera : Warsamaji
Lokasi : Solo, Jawa Tengah
Tayang : Rabu, 17 Mei 2006 Pukul 12:00 WIB

Kraton Surakarta Hadiningrat terletak di Solo, Jawa Tengah. Pihak kraton kerapkali menggelar acara wisudan atau pemberian gelar kepada masyarakat yang dinilai berprestasi, dan berjasa mengangkat budaya Kraton Surakarta .

Tahun ini pemberian gelar dianugerahkan oleh Sampeyan Ndalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono ke XIII, Tedjo Wulan, dengan mengambil momentum peringatan berdirinya Keraton Surakarta Hadiningrat atau boyong kedhaton dari Keraton Kartosuro Surakarta.

Ada yang khusus dalam acara penganugerahan gelar kraton kali ini. Tarian yang ditampilkan adalah tari Bedoyo Tedjo Asih, yang dibawakan sembilan puteri Sentono Ndalem.

Sehari sebelum acara penganugerahan dilakukan, para penari melakukan latihan terakhir, dengan mematangkan gerakan tari yang sudah sangat mereka kuasai. Saat penganugerahan gelar, pertunjukan tari ini dimulai sejak pintu masuk. Tari Bedoyo Tedjo Asih yang dibawakan sembilan putri ini menggambarkan jiwa keprajuritan.

Jumlah penari sembilan orang menyimbolkan kemampuan dan kekuasaan manusia memiliki keterbatasan. Karena angka sembilan adalah angka tertinggi.

Tarian ini merupakan hasil kreasi baru bedoyo Kraton Surakarta Hadiningratan, dibawah bimbingan pelatih Rosini. Menjadi penari untuk acara khusus kraton seperti ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi penarinya. Seperti diakui salah seorang penarinya, Novita. hal ini dikarenakan tarian ini bukan tarian biasa.

Seni tari adalah bagian dari kekayaan budaya Kraton Surakarta. Karena itu, tarian yang ditampilkan pada acara-acara khusus yang digelar Kraton Surakarta Hadiningrat memiliki makna khusus pula. Termasuk tarian Bedoyo Tedjo Asih ini.(Idh)

Bookmark and Share