indosiar.com, Lamongan - Seorang pengrajin tenun ikat asal Lamongan, berhasil membuat kain tenun terpanjang di dunia. Tenun ikat khas Lamongan ini berhasil masuk Museum Rekor Indonesia.
Tenun ikat yang merupakan salah satu produk unggulan Lamongan, Jawa Timur, berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai kain tenun terpanjang di dunia. Kain tenun sepanjang 64,20 meter ini hasil kreasi Mifthakhul Khoiri, perajin tenun atau duta parengan, Kecamatan Madura, Lamongan.
Untuk bisa memecahkan rekor MURI, Mifthakhul Khoiri harus bekerja extra dibantu oleh 10 rekan kerjanya. Pembuatan tenun terpanjang di dunia ini menyelan biaya 7 juta rupiah. Biaya tersebut untuk membeli benang, warna dan beberapa bahan khusus yang didatangkan dari India dan Cina.
Proses pengerjaannya memakan waktu hingga 22 hari. Penghargaan dari MURI diserahkan langsung oleh Jaya Suparna, kepada Bupati Lamongan Mas'ud. Tenun ikat terpanjang di dunia ini sudah ada yang ingin membelinya, namun para pengrajin tidak melepasnya. Rencananya kain ini akan dipajang di Gedung Pusat Informasi dan Promosi, Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan Lamongan. (Tim Liputan/Dv/Ijs)