HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Tiga Putri Disney di Senayan



Tim Peliput : Farma Dinata - Hengky Wirramada
Narator  : Arni Gusmiarni
Editor  : Bagus Andriansari
Tayang : Rabu, 22 Oktober 2008 Pukul 12.30 WIB

indosiar.com, Jakarta - Bulan Oktober ini ada sebuah pentas istimewa dikawasan Senayan, Jakarta. Pentas yang menghadirkan sejumlah tokoh Disney populer, seperti Mickey Mouse dan teman - temannya serta sejumlah tokoh dongeng lain.

Aksi panggung para tokoh Disney yang sudah terkenal sak antero jagad itu hadir di Jakarta tepatnya di Istora Senayan mulai tanggal 3 Oktober hingga 12 Oktober lalu mengisi liburan sekolah anak - anak.

Selama ini pertunjukkan tokoh Disney di Indonesia mentas dalam bentuk opera Ice Skating, dimana para pemerannya menari dan bernyanyi sambil berseluncur diatas es. Nah... kali ini mereka tampil dalam bentuk drama panggung dan pertunjukkan di Jakarta yang diimpor langsung dari Disney Amerika itu merupakan pertama kalinya di Asia Tenggara setelah sebelumnya Mickey dan kawan - kawan show di Cina, Korea dan Jepang.

Empat selebriti kartun Disney yang paling ngetop Mickey, Minnie Mouse dan Donal Duck serta Guffi mengawali pertunjukkan yang diberi tajuk Three Classic Fairy Tales

Mickey dan ketiga sahabatnya bertindak sebagai narator dalam lakon berbahasa Inggris ini yang menampilkan 3 dongeng klasik sepanjang masa, dari mulai Snow White, Seven Dwarfs, Cinderella hingga Beauty and the Beast.

Ceritanya ketika lagi main diatas loteng Mickey dan para sahabatnya menemukan sebuah buku cerita ajaib. Lewat buku itu mereka dan juga penonton dibawa bertualang menjelajah kisah dongeng klasik sepanjang masa. Dimulai dari legenda Putri Salju dan 7 kurcaci.

Isi ceritanya tidak terlalu beda dengan versi yang dikenal selama ini. Snow White berharap menemukan pangeran cintanya. Tapi ada yang benci sama Snow White, tahu khan siapa ? Sang ibu tiri yang jahat yang kesal dengan jawaban jujur cermin ajaib memerintahkan Snow White dihabisi. Untung saja yang disuruh kasihan sama Snow White, jadi putri cantik itu ditinggalkannya di hutan, tapi ini hutan belantara yang jarang dimasukin orang.Tempat para kurcaci penambang emas tinggal.

Dari mulai lagu yang dimainkan sampai kostum yang muncul dalam pementasan ini persis banget dengan sudah dikenal  luas semua publik.

Sebagaimana yang muncul dalam film animasinya. Katanya sih hal itu memang untuk membuat penonton yang biasa akrab bahkan bisa ikut bernyanyi bareng.

Cerita makin seru saat masuk adegan sang ibu tiri yang marah dan ingin meracuni Snow White. Tapi tentu cerita berakhir dengan happy ending. Sang pangeran cinta sejati Snow White datang tepat waktu menyelamatkannya.

Dari Snow White dan teman - teman kurcacinya, dongeng berlanjut ke cerita Cinderella dan Beauty and the Beast. Dengan durasi pertunjukkan satu setengah jam, Mickey dan teman - temannya jadi perantara antar satu cerita ke cerita lain.

Meski harga tiketnya cukup mahal dengan rentang antara 90 ribuan sampai hampir 600 ribu rupiah per orang, tetap aja pengunjungnya berjubel. Maklum lagi musim liburan sekolah sekolah dan juga baru terima THR kali ya.

Buat anak - anak menonton dari dekat tokoh dongeng idolanya jadi sebuah kesan  tersendiri. Semua itu cuma dongeng kok, bohongan, dan walaupun cuma fantasi bukan cuma anak-anak loh yang suka , para orangtua yang mengantar anak-anak mereka mereka juga mengaku penggemar berat dongeng Disney.

Selain pertunjukkan panggungnya itu sendiri, serunya lagi disini juga dijual anak merchandiseyang hubungan dengan Disney. Mulai dari boneka sejumlah tokoh Disney sampai mahkota ala Cinderella. Tapi dongeng dari Disney yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu tidak bisa dipungkiri selalu melekat dihati. (Sup/Dv/Ijs)

 

Bookmark and Share