
Seperti inilah proses pembuatan topeng kayu Cirebonan. Dengan menggunakan sebilah golok seorang pembuat topeng kayu memulai usahanya. Karsuji adalah salah satunya. Pria yang mendapatkan keahlian membuat patung secara turun temurun ini bahkan tidak menggunakan sketsa dalam berkarya.
Karsuji hanya mengandalkan naluri dan ketrampilan tangannya. Dalam berkarya Karsuji kerap dibantu kakak, istri dan anaknya. Mereka adalah keturunan Kat Nawi, seniman topeng kondang tahun 50 an asal Desa Kalianyar, Panguragan Cirebon.
Raniti, kakak Karsuji mengeluhkan saat ini jarang membuat topeng karena sepinya pesanan. Namun mereka berupaya bertahan untuk melestarikan budaya leluhurnya.
Raniti juga dikenal sebagai salah satu penari topeng generasi tua di Cirebon ini menyatakan hasil kerajinan ini jual seharga 60 hingga 70 ribu rupiah per buah. Sedangkan untuk hiasan dinding dijual seharga 25 ribu rupiah. (Masyuri Wahid/Dv).