HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
Pengajian Semaan

Tradisi Lama yang Tetap Bertahan



indosiar.com, Semarang  - Selama bulan ramadhan ini Masjid Agung Kauman di Semarang selalu dipadati santri. Tidak hanya melakukan sholat, namun ada tradisi lama yang digelar di masjid ini yakni pengajian semaan. Yakni pengajian yang menyimak Al Quran serta maknanya dalam bahasa Jawa. Kabarnya tradisi semaan sudah dilakukan sejak 70 tahun lalu dan diikuti santri dari berbagai daerah bahkan Malaysia.

Masjid Agung Kauman, masjid tertua di Semarang ini selama ramadhan dipadati ratusan jamaah yang begitu antusias mengikuti pengajian semaan. Tradisi semaan ini konon sudah lama berlangsung. Pengajian semaan ini berarti menyemak Al Quran serta maknanya dalam bahasa Jawa.

Pengajian ini dipimpin Kyai Haji Ahmad Naqib, ulama generasi kedua yang kini menjadi penerus. Peserta pengajian sebagian besar berasal dari luar daerah yang sengaja datang ke masjid ini setiap bulan ramadhan untuk merampungkan semaan 30 juz isi Al Quran.

Berdasarkan catatan tradisi semaan, telah berlangsung sejak 70 tahun yang lalu. Tak hanya dari berbagai pelosok daerah di Jawa Tengah, ngaji semaan Quran ini juga datang dari luar provinsi bahkan ada beberapa santri yang berasal dari Malaysia.

Pembacaan Al Quran yang langsung disertai dengan  terjemahan bahasa Jawa disampaikan cukup jelas hingga mudah disimak santri. Kyai Ahmad Naqib yang memimpin penyampaian materi dan tafsir semaan adalah seorang hafis atau halal Al Quran sebanyak 30 juz dan mampu tanpa teks menerangan makna wahyu Ilali tersebut dari berbagai aspek dan sisi kehidupan duniawi. (Agus Hermanto/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: