
indosiar.com, Jakarta - Sesuai namanya, makanan khas Betawi ini menggunakan ketupat. Kecambah dan daun kemangi ditambahkan untuk menyegarkan makanan yang nyaris punah karena kini sulit dijumpai.
Keistimewaan makanan ini, terletak pada kuah. Kuah santan dengan aneka bumbu dapur dan udang rebon halus. Ketupat laksa ini disajikan dengan aneka lauk seperti tahu, jengkol, telur hingga daging yang dimasak semur.
Abdul Somad, adalah salah satu pelanggannya. Pria yang telah 80 tahun ini, telah menjadi pelanggan sejak belasan tahun lalu.
Nufi Salam, pemilik restoran mengaku makanan khas Betawi ini sangat kaya akan bumbu. Karena hampir semua jenis bumbu dapur digunakan untuk memasak.
Kunci kelezatan laksa Betawi ini, terletak pada banyaknya udang rebon yang digunakan.
Dalam sehari, Nufi mengaku mampu menjual hingga 200 ketupat. Itu belum termasuk pelanggannya yang memasak secara khusus. Satu porsi dijual dengan harga Rp 8000.(Medi Prianto dan Iwan Agung/Ijs)