
indosiar.com, Banyumas - Tradisi meramaikan bulan Ramadhan dilakukan secara berbeda - beda di tiap daerah. Warga Desa Plana, Banyumas, Jawa Tengah memiliki tradisi memainkan musik gubak lesung usai sholat Tarawih yang dilengkapi dengan membunyikan meriam bambu. Menjelang santap sahur mereka menggelar musik keliling kampung agar warga terbangun.
Inilah yang dilakukan warga Desa Plana, Kecamatan Somagede, Banyumas. Mereka memiliki kebiasaan setiap bulan Ramadhan, yakni usai sholat Tarawih berkumpul didepan rumah dan memainkan musik gubak lesung.
Alat musik tradisional yang biasa dipakai para petani padi ini, dibunyikan secara bertalu - talu oleh para wanita usia lanjut. Meski hanya menggunakan alat pemukul berupa alu yang dibentur - benturkan ke sebuah lesung, namun iramanya lancar dan menjadikan suasana menjadi meriah.
Sementara itu ditempat lain, anak - anak muda memainkan bledukan atau meriam bambu. Usai bermain musik dan bledukan menjelang sahur beberapa warga berkeliling kampung, sambil memainkan musik kentongan untuk menggugah warga agar bersantap sahur. Sambil memukul kentongan warga lainnya melantunkan Shalawat dengan bahasa Banyumasan. (Nanang Ana Nur/Dv/Sup).