HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
Musik Gubak dan Meriam Bambu

Warnai Malam Ramadhan



 

indosiar.com, Banyumas - Tradisi meramaikan bulan Ramadhan dilakukan secara berbeda - beda di tiap daerah. Warga Desa Plana, Banyumas, Jawa Tengah memiliki tradisi memainkan musik gubak lesung usai sholat Tarawih yang dilengkapi dengan membunyikan meriam bambu. Menjelang santap sahur mereka menggelar musik keliling kampung agar warga terbangun. 

Inilah yang dilakukan warga Desa Plana, Kecamatan Somagede, Banyumas. Mereka memiliki kebiasaan setiap bulan Ramadhan, yakni usai sholat Tarawih berkumpul didepan rumah dan memainkan musik gubak lesung. 

Alat musik tradisional yang biasa dipakai para petani padi ini, dibunyikan secara bertalu - talu oleh para wanita usia lanjut. Meski hanya menggunakan alat pemukul berupa alu yang dibentur - benturkan ke sebuah lesung, namun iramanya lancar dan menjadikan suasana menjadi meriah. 

Sementara itu ditempat lain, anak - anak muda memainkan bledukan atau meriam bambu. Usai bermain musik dan bledukan menjelang sahur beberapa warga berkeliling kampung, sambil memainkan musik kentongan untuk menggugah warga agar bersantap sahur. Sambil memukul kentongan warga lainnya melantunkan Shalawat dengan bahasa Banyumasan. (Nanang Ana Nur/Dv/Sup). 

 

 

Bookmark and Share


Page: 1
11-Sep-2009 18:59:39 WIB by yono
apik tenan yo.harus di daftarkan ke budaya kita tu br ngk diakui ama negara lain

 

Nama:
Email:
Security Code: