
indosiar.com, Yogyakarta - Tokoh superhero Indonesia selama ini tenggelam oleh kebesaran cerita dari Amerika atau Jepang, untuk memperkenalkan kepada anak - anak digelar wayang orang anak di Taman Budaya Yogyakarta. Wayang orang anak yang mengambil lakon Bayu Bajra ini menceritakan tentang perjuangan si kera putih Anoman.
Tingkah pola anak - anak yang memerankan kera - kera kecil ini, mengawali pagelaran wayang orang anak di Taman Budaya Yogyakarta Selasa (18/8/09) siang. Wayang orang anak yang mengambil lakon Bayu Bajra ini menceritakan perjuangan si kera putih Anoman, untuk menepati janjinya pada Sri Rama untuk membebaskan Dewi Shinta dari cengkraman Rahwana.
Wayang orang anak yang diperankan oleh lebih dari 40 anak, usia Sekolah Dasar hingga SMA ini, lebih banyak menampilkan adegan - adegan pertarungan antara Anoman dengan raksasa - raksasa, pengikut Rahwana dinegeri Alengka dan dipadukan dengan tehnologi multimedia yang menarik perhatian para penonton.
Namun yang memecah tawa penonton justru kehadiran punakawan, yaitu Gareng, Bagong, Petruk dan Romo Semar yang diperankan oleh anak - anak usia Sekolah Dasar. Apalagi peran Romo Semar dengan gitarnya justru mengingatkan penonton akan sosok Mbah Surip, kembali memancing tawa.
Pementasan wayang orang anak ini selain sebagai media untuk mendekatkan kesenian tradisional pada anak - anak, juga untuk mengenalkan pada anak dan orangtua tokoh - tokoh pahlawan asli Indonesia, seperti Anoman, Ramayana dan Gatot Kaca yang tak kalah dengan superhero asing.
Selain anak - anak yang memerankan tokoh - tokoh wayang, hal menarik lain dalam pementasan wayang orang anak ini adalah ke ikutsertaan dua orang warganegara Jepang menjadi pemain musik karawitan. (Andes Harjadi/Dv/Sup).