
indosiar.com, Banyuwangi - Telur goreng atau telur rebus pasti sudah biasa ditemui. Namun yang dimasak oleh keluarga Mujiono, warga Deso Jembar, Kerang Sari, Kecamatan Sempuh Banyuwangi ini berbeda.
Lelaki yang sehari hari menjadi peternak telur ini mencoba mengolah telur itik dengan cara dibakar. Membuat telur itik bakar mirip dengan membuat telur asin. Setelah telur itik di bersihkan, direndam, dan dilumuri batu bata yang diberi garam secukupnya selama seminggu.
Setelah ditimbun di dalam batu bata, telur itik selanjutnya dibakar di atas seng yang diberi pasir dan kerikil agar panasnya merata. Proses pembakaran ini memakan waktu 1 - 2 jam. Karena makin lama dibakar, rasanya semakin lezat. Akhirnya jadilah telur itik bakar yang rasanya gurih.
Karena banyak yang suka, telur itik bakar ini jadi usaha baru yang menjanjikan dan dijual dalam kemasan plastik berisi 4 butir seharga Rp 10 ribu.Kini pesanan telur itik bakar yang diterima Mujiono mencapai 1000 buah telur itik perhari.(Nursalim/Her)