
Saat tiba dikamar, Keiko duduk bersebelahan dengan Kyoichi diatas ranjangnya. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Surumi yang bersembunyi dibawah ranjang berusaha menarik perhatian mereka sehingga akhirnya gadis itu ketahuan. Keiko yang kesal memutuskan untuk pergi.
Karena tidak enak, Surumi meminta Kyoichi untuk mengejar gadis itu. Namun, dengan tepat Keiko mampu menebak kenapa pemuda itu mengikutinya. Ketika kembali kekamarnya, Kyoichi dengan wajah muram meminta Surumi untuk mengembalikan kunci cadangannya. Sadar kalau tindakannya menyinggung hati pemuda yang kerap dipanggilnya Kyong tersebut, gadis itu meminta maaf dan pergi.
Sebelum meninggalkan tempat itu, Surumi menoleh kearah apartemen Kyoichi untuk terakhir kalinya. Dirumahnya, Honda yang keheranan dengan keinginan Rie untuk cepat menikah menebak bahwa semua itu berkaitan dengan Surumi. Gadis itu hanya tersenyum malu ketika kekasihnya mampu menerka jalan pikirannya, meski ia sendiri sebenarnya tidak menyangka mampu mempunyai perasaan seperti itu.
Di Kafe S, Surumi mendapat berondongan pertanyaan soal statusnya yang sudah menikah. Kuramoto yang berada disana membela gadis itu dengan mengatakan bahwa perasaan cinta adalah sesuatu yang istimewa dan tidak ada istilah baik-buruk.
Berkat kesigapannya membantu melayani pelanggan dan meracik minuman, Surumi mendapat tawaran untuk bekerja di Kafe S. Kuramoto yang memutuskan pulang bertemu Kyoichi ditengah jalan, dan memukul pelan kepala pemuda itu. Masih keheranan dengan sikap sang senior, Kyoichi melewati Kafe S namun memutuskan untuk tidak mampir.
Saat selesai kerja lembur keesokan harinya, Kyoichi yang sempat mengobrol dengan Honda dipesankan untuk menjaga Surumi untuk kedua kalinya. Saat minum-minum bersama Keiko dan Nakano, pemuda itu minum sampai mabuk untuk melupakan masalah yang dihadapi. Saat berjalan pulang, langkah kaki membawanya ke Kafe S. Ia kaget melihat Surumi ada disana sebagai seorang karyawan.
Karena terlalu mabuk, Surumi membopong Kyoichi pulang namun ditengah jalan terjatuh. Meski sempat berceloteh yang tidak-tidak, keduanya berhasil sampai diapartemen Kyoichi. Surumi hanya bisa tersenyum pahit melihat gantungan kunci pemberiannya telah dilepas Kyoichi, dan pergi. Paginya, wanita itu mendapat sebuah surat misterius.
Terus teringat Pada Surumi, Kyoichi memutuskan untuk mencari Surumi di toko namun malah bertemu Moeko, yang langsung menduga bahwa Kyoichi adalah Kyong. Gadis itu menceritakan bahwa sebenarnya selama ini Surumi menyukai Kyoichi, sehingga pemuda itu semakin merasa bersalah. Saat merenung dikamar, Surumi kebetulan melewati apartemennya dan bertemu Honda. Ia diajak masuk ke kamar pria itu.
Surumi bercerita bahwa meski dirinya sudah menikah namun ia tidak bahagia, matanya mulai berkaca-kaca. Karena tidak ingin Honda melihatnya menangis, ia berusaha keluar dari kamar itu namun tangannya ditarik. Ia akhirnya menangis tersedu-sedu dipelukan Honda. Kejadian tersebut dilihat Kyoichi yang kebetulan membuka jendela.
*****
mdL