
Shizuka, Ichigaya dan Oosugi yang penasaran terkejut ketika mendengar penuturan Kyoichi yang mengatakan bahwa Surumi hanya berkata terima kasih tanpa ada kelanjutan lain. Mereka sibuk menduga-duga apa arti dibalik ucapan wanita nyentrik itu.
Hal serupa juga terjadi pada Surumi, yang menceritakan ungkapan perasaan Kyoichi tersebut pada Moeko dan profesor. Ia dinasehati supaya bisa memberikan jawaban karena Kyoichi pastilah ingin mendapat kepastian. Saat wanita itu pergi, Moeko menceritakan latar-belakang Surumi yang rupanya dikhianati oleh suaminya sehingga melarikan diri.
Setelah membeli dua mangkok mie, Surumi berjalan melewati apartemen Kyoichi dan berencana mampir. Namun saat melihat pemuda itu sedang menatapnya dari jendela, ia mengurungkan niatnya dan terus berjalan.
Kyoichi yang kesal langsung mengomeli Surumi dan mengatakan wanita itu sebagai orang yang egois, namun ucapan tersebut dibalas oleh Surumi dengan mengatakan bahwa pemuda itupun sama dengannya karena tidak memperhatikan perasaan Keiko yang terus memendam cinta. Keduanya berpisah di tangga dengan marah, dan masing-masing belakangan menyesal.
Setelah menyelesaikan tugas terakhir mereka di kantor Honda, Kyoichi mengajak Keiko makan bersama. Gadis itu yang semula bahagia karena diajak kencan berubah kecewa ketika tahu kalau niat pemuda itu adalah untuk mengakhiri hubungan mereka. Di Kafe S, Surumi mendapat kunjungan tak terduga dari suaminya diiringi pandangan heran Ichigaya dan Oosugi yang kebetulan ada disana.
Saat tiba di toko, Moeko memberitahu bahwa Kyoichi baru saja pergi. Mengingat masa indah berdua dan sadar betapa besar cinta pemuda itu, Surumi berlari menuju ke apartemen pemuda itu. Saat hendak masuk, ia bertemu dengan Rie yang wajahnya muram. Ia meminta supaya Surumi tidak mempermainkan perasaan Kyoichi karena pemuda itu adalah orang yang baik.
Surumi memutuskan untuk datang ke apartemen Kyoichi keesokan harinya, dan mengajak pemuda itu pergi. Setelah melihat rumah yang pernah didesain sang ayah, Kyoichi mengajak Surumi ke sebuah bukit dan kembali menyatakan perasaannya.
Betapa bahagia perasaan Kyoichi ketika mendengar Surumi mengatakan bahwa ia juga merasakan hal yang sama, keduanya berpelukan. Lagi-lagi kebahagiaan itu bertahan sementara, wanita itu mengatakan tidak bisa membalas perasaan Kyoichi karena ingin kembali kepada suaminya. Dengan menahan air mata, Surumi membalikkan badan dan berjalan meninggalkan Kyoichi.
*****
mdL