
Ibu Tara dan pak Irawan sudah bertahun-tahun merindukan kehadiran seorang anak dan ternyata harapan mereka terkabul karena Tuhan menganugrahi mereka seorang putri yang bernama Kasih. Tapi sayangnya Kasih terlahir dalam keadaan cacat dikakinya dan itu yang membuat ibu Tara sama sekali tidak mau menerima keberadaan Kasih. Dia merasa sangat malu memiliki seorang putri yang cacat.
Suatu hari ibu Shintia yang merupakan kakak kandung ibu Tara menitipkan Della putrinya untuk tinggal bersama ibu Tara, karena dia dan suaminya akan mengadakan perjalanan jauh ke Jepang tapi sayangnya pesawat yang mereka tumpangi terbakar sehingga ibu Shintia dan suaminya harus meredam nyawa.
Semenjak saat itu ibu Taralah yang mengasuh Della, bahkan dia lebih menyayangi Della ketimbang putrinya sendiri Kasih. Ibu Tara bahkan tidak segan-segan untuk memukul Kasih bila gadis cilik melakukan sedikit kesalahan.
Tidak terima akan perilaku ibu Tara kepada Kasih membuat pak Irawan sangat marah, akhirnya dia memutuskan untuk membawa pergi Kasih jauh-jauh dari mamanya. Sayangnya ditengah perjalanan mobil mereka mengalami kecelakaan hingga pak Irawan harus meredam nyawa.
Kebencian ibu Tara semakin bertambah kepada Kasih, dia menganggap Kasih-lah yang telah membunuh pak Irawan. Kebencian itu terus saja berlanjut sampai akhirnya Della dan Kasih tumbuh menjadi gadis cantik.
Ibu Tara terus saja memperlakukan Kasih dengan semena-mena sampai akhirnya dia mendengar suara jerit hati Kasih yang sedang menangis meratapi kesedihannya kepada Mbok Tum yang merupakan pembantu keluarga ibu Tara yang sudah bekerja selama puluhan tahun. Pada itu hati ibu Tara mulai tersentuh dan dia juga mulai mengubah sikapnya kepada Kasih.
Perubahan ibu Tara membuat Della iri dia tidak suka melihat ibu Tara yang mulai menyayangi Kasih, akhirnya dia menyusun rencana untuk mencelakai Kasih.(indosiar.com/4nd)
Pernah ditayangkan pada : 3 Juli 2008 pukul 13.00 WIB