
Anggia gadis cantik berusia 18 yang dititipkan tinggal bersama tantenya, tante Erna. Itu terjadi sejak ibunya menikah lagi setelah ayah kandungnya meninggal sekian lama.
Sang ayah tiri mempunyai anak lelaki bernama Reno 19 th, yang sifatnya aneh dan sangat pendiam. Dipenginapan milik ayah kandungnya, Anggia juga tinggal bersama anak tante Erna bernama Hersti 18 th yang mempunyai karakter persis seperti tante Erna.
Dipenginapan milik almarhum ayahnya, Anggia tinggal tidak seperti layaknya seorang pewaris kekayaan. Ia bahkan ditelantarkan dan dianiaya oleh tante Erna dan Hesti. Apalagi karena Hesti juga menyukai Reno, saudara tiri Anggia yang keduanya diam-diam saling menyukai.
Itu terbukti saat disekolah ada seorang pelajar tamu bernama Gerry yang menyukai Anggia, Reno terang-terangan menunjukkan rasa cemburunya bahkan menyatakan sempat cintanya didepan Anggia.
Pada akhirnya Anggia pindah ke Jakarta menuruti tawaran Gerry untuk bekerja di hotel miliknya. 4 tahun setelah di Jakarta, Anggia kembali bertemu dengan Reno yang saat itu sudah menjadi anggota sebuah organisasi kriminal.
Cinta Anggia pada Reno kembali meletup-letup tak tertahan, apalagi setelah Reno beberapa kali berusaha menghindari Anggia. Anggia sangat tersiksa dan merasa hatinya sangat hancur. Tapi akhirnya Reno datang menemuinya dan memberitahu alasannya selalu menghindari Anggia karena khawatir dengan keselamatannya, jika diketahui Anggia menjalin hubungan dengannya yang seorang anggota kriminal.
Namun kekuatan cinta yang yang mereka miliki mendorong mereka untuk tetap bersama dan siap menghadapi resiko apapun yang akan terjadi. Sementara pada sisi yang lain, Anggia didesak untuk membayar hutang tante Erna pada debt collector.
Beruntung Gerry datang pada saat yang tepat. Ia melunasi hutang itu untuk membuktikan cintanya pada Anggia. Masalah bagi Anggia kembali muncul, karena hutang budi pada Gerry membuat Anggia khawatir Gerry akan menuntutnya supaya mau menikah dengannya.
Saat itulah Hesti tampil layaknya dewa penolong. Ia menawarkan solusi pada Anggia supaya mau menjadi penyanyi untuk diskotiknya dengan janji akan dibayarnya dengan honor yang besar. Anggia bersedia dengan harapan bisa cepat mengembalikan uang Gerry.
Dari situlah awal mula malapetaka yang lebih besar bagi Anggia. Ia ditaksir bos Dirga yang juga bosnya Reno. Bos Dirga menginginkan keperawanan Anggia dan Hesti tentu saja sangat senang untuk menyerahkan Anggia pada Dirga. Itu dilakukannya sekaligus supaya Reno membenci Anggia.
Jebakan pun dipasang dan Anggia masuk perangkap dengan mudah. Ia pingsan dibius lalu diserahkan pada Dirga oleh Hesti dan tante Erna. Pada saat yang sama, Reno berlindung ke diskotik Hesti setelah anak buah Dirga berusaha membunuhnya dan berhasil menusuk perutnya dengan pisau.
Hesti dengan senang hati merawat Reno untuk mengambil hatinya. Saat itulah polisi datang melakukan razia narkoba ke diskotik Hesti. Hesti dan tante Erna tertangkap sebagai pengedar narkoba. Dirga pun tertangkap basah saat akan memperkosa Anggia yang masih pingsan terbius. Beruntung Reno berhasil kabur dari sana. Hesti ternyata berhasil melarikan diri setelah terjadi kericuhan.
Setelah menghadapi segala bahaya, Reno akhirnya memutuskan untuk menyerahkan Anggia pada Gerry. Ia juga meminta Gerry menikahi Anggia demi keselamatan gadis yang dicintainya itu. Pernikahan Gerry dan Anggia akhirnya dilangsungkan. Tapi saat Gerry hampir mengucapkan ijab kabul kericuhan terjadi.
Reno ditembak oleh adik Umar yang ingin membalas dendam kematian kakaknya. Reno sekarat sementara adik Umar tewas diberondong senjata polisi. Disana Hesti juga ditangkap polisi dengan tuduhan pembunuhan dan penyalahgunakan narkoba. Sebelum ditangkap Hesti sempat memukul Anggia dengan batang kayu karena cemburu saat Anggia memeluk tubuh Reno yang sekarat.
Anggia dan Reno dirawat disatu ruangan. Gerry dengan jiwa yang besar mengembalikan Anggia pada Reno. Gerry sangat yakin Reno bisa membahagiakan Anggia karena sadar tidak akan bisa memaksakan Anggia untuk mencintainya.
Gerry bahkan membantu keduanya meningalkan kota dan memberikan rumah untuk ditinggali keduanya. Pada akhirnya Anggia dan Reno dapat hidup berbahagia dan mendapatkan seorang anak lelaki yang sangat mereka sayangi.(indosiar.com/4nd)
Pernah ditayangkan pada : 16 November 2009 pukul 09.30 WIB