
Indosiar.com - Gustiar (25 tahun) ekskutif muda yang sangat sukses dibanding ketiga temannya Santo dan Deni. Keberhasilan Gustiar adalah buah kerja kerasnya selama ini. Ditambah lagi dengan dukungan Himawan (50 tahun) dan Rose (49 tahun) orangtua Gustiar.
Akan tetapi kesuksesan karier Gustiar tidak diikuti dengan urusan cintanya. Dibanding ketiga temannya Gustiar jauh tertinggal. Mereka bukan sudah beristri tapi juga sudah memiliki anak. Gustiar sendiri memang tidak pernah memikirkannya bahkan nyaris tidak perduli.
Karena Gustiar lebih menyintai pekerjaannya. Alhasil, Gustiar tidak punya pengalaman apa-apa soal wanita apalagi cinta. Terlebih lagi dengan keberhasilannya sekarang. tanpa disadari kesombongan telah membelenggu Gustiar menentukan wanita calon pendampingnya adalah wanita yang setara dengan dirinya.
Situasi itu membuat Himawan dan Rose prihatin sebab mereka sudah ingin sekali menimang cucu. Sementara Gustiar selalu menolak calon istri yang mereka carikan. Namun demikian mereka tidak pernah putus asa. Mereka tetap berusaha mencari yang lain.
Dan kali ini adalah Yuniarti (25 tahun), gadis cantik dengan pendidikan yang sama seperti Gustiar. Yuni adalah putri kesayangan pengusaha sukses relasi dekat Himawan, seperti pepatah bilang sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga.
Sepandai-pandai Gustiar menjaga perasaan tapi akhirnya ia menyerah juga pada seorang wanita. Tapi bukan dengan Yuni melainkan dengan Arin (24 tahun). Gadis cantik yang berstatus pelacur. Gadis yang dikenalnya saat pesta syukuran keberhasilan Gustiar menjadi direktur utama di perusahaan Banu Kusuma.
Malam itu Arin datang bersama Beni (25 tahun) teman kuliah Gustiar yang sudah lama menghilang. Entah disengaja atau tidak tas tangan Arin terjatuh. Gustiar mengambil berbarengan dengan Arin. Kedua tangan mereka saling bersentuhan. Mata mereka saling bertemu dan buntutnya Gustiar selalu teringat kejadian itu. Gustiar selalu terbayang wajah Arin.
Tapi diluar dugaan ternyata Beni adalah mucikari Arin. Sementara Arin sendiri adalah pelacur kelas atas. Gustiar memergoki Arin saat sedang check ini bersama Indra seorang petinggi dikantornya. Kemudian dilain hari Gustiar juga menangkap basah Arin sedang janjian dengan Banu Kusuma.
Pemilik saham terbesar diperusahaannya, kejadian itu membuat Gustiar murka pada Arin. Gustiar memaki bahkan mempermalukan Arin dengan menyeretnya dikantor Banu Kusuma lalu mengusirnya pergi tapi Arin berontak bahkan melawan.
Dari kejadian itu membuat Beni marah besar pada Gustiar hingga mengakibatkan perkelahian diantara keduanya. Keadaan semakin memburuk setelah Gustiar dipecat Indra dan Banu Kusuma. Mereka tersinggung atas sikap Gustiar yang mencampuri urusan mereka dengan Arin.
Gustiar benar-benar terpuruk. Ia marah dipecat dan ia marah karena menemukan cintanya pada seorang perempuan murahan seperti Arin. Buntutnya mengumbar kemarahannya pada pelacur yang kebetulan lewat di pinggir jalan. Tapi sayangnya germo pelacur dan anak buahnya datang dan langsung menghajar Gustiar. Meski melawan Gustiar tidak berdaya, ia terkapar dilempar ke bak sampah jalan. (And)