
Tina adalah janda beranak satu yang memiliki kekasih bernama Farel. Farel begitu mencintai Tina, hingga mengajaknya menikah. Namun Tina, khawatir, karena Ibu Farel, Linda, tidak menyukainya. Linda merasa Tina tidak pantas menjadi menantunya. Apalagi Farel adalah putra semata wayang. Dia ingin menjodohkan Farel dan Sheila, putri sahabatnya yang sebetulnya juga mencintai laki-laki itu. Tapi lantaran Farel mendesak, akhirnya Linda dengan berat hati menikahkan mereka.
Linda benar-benar tidak menyukai Tina. Di depan Farel, Linda memang bersikap baik pada menantunya. Tapi di belakang Farel, Linda bersikap begitu kejam pada Tina. Wanita itu diperlakukan seperti pembantu. Jika dia melakukan kesalahan sedikit saja maka Linda akan mencaci maki dengan kasar. Bukan itu saja, Bu Linda juga kerap menyakitinya.
Tak heran jika Farel dan Tina kerap bertengkar. Meski di depan ibunya, Farel juga selalu membela istrinya. Kebencian Bu Linda sebetulnya didasari oleh perasaan tersaingi oleh menantunya. Apalagi Farel selama ini hanya berdua dengannya. Jadi segala sesuatu apa yang dilakukan Tina selalu mendapat intervensi dari mertuanya. Apalagi Linda tidak menyukai Tina karena Tina berasal dari keluarga miskin. Tapi Tina berusaha sabar dan ceria menghadapi berbagai masalah yang menghimpitnya.
Farel benar-benar mengalami dilema. Tapi sikap pembelaan Farel itu justru menambah kebencian Linda pada Tina. Linda menginginkan Tina dan Farel bercerai. Bahkan Farel dimintanya menikah dengan Sheila. Mengetahui hal itu, Tina hanya bisa menangis dan akhirnya dia memilih pulang ke rumah orangtuanya. Namun orangtua Tina menasihati agar dia sabar.
Sementara itu, Farel yang pusing hampir menyetujui keinginan ibunya untuk bercerai dengan Tina. Tapi bersamaan Tina datang dan mengatakan kalau dia sedang hamil. Farel bahagia sekali. Dia membatalkan rencananya bercerai. Hal itu membuat Linda sakit hati. Berbagai cara dilakukannya untuk menyingkirkan Tina. Apa yang dilakukan Tina? Apakah dia akan terus berupaya bersabar dan tabah menghadapi kekejaman mertuanya?
Bagaimana dengan Farel sendiri, apakah dia setuju jika akhirnya harus bercerai dengan istrinya demi membahagiakan ibunya?(indosiar.com/4nd)
Pernah ditayangkan di Indosiar pada 1 Februari 2010, pukul 00.30 WIB