Saat bertemu muka di pembukaan sebuah hotel di wilayah Jeju, Hyun-woo berusaha memberi seuntai kalung pada Sam-soon. Dasar apes, adegan itu secara tidak sengaja terlihat oleh Jin-heon.
Keruan saja Jin-heon naik pitam, ia langsung menghajar Hyun-woo secara membabi-buta sehingga keduanya terlibat pertengkaran sengit. Tak jauh dari sana, Sam-soon dan Chae-ri yang membela pasangan masing-masing juga melakukan hal yang sama.
Untungnya, tamu yang hadir bisa memisahkan keempatnya. Jin-heon dibawa Sam-soon kedalam kamar hotel dan saat luka-lukanya dirawat, meminta supaya wanita itu hanya mendengarkan dirinya dan bukan orang lain.
Tidak cuma itu, Jin-heon menyebut kalau dirinya tidak senang bila Sam-soon berbicara atau sekedar melirik pria lain. Sambil berbaring di perut Sam-soon, pria malang itu mulai menceritakan apa yang terjadi saat mengalami kecelakaan beberapa tahun sebelumnya.
Rupanya selama ini Jin-heon menyimpan perasaan bersalah karena menganggap dirinyalah penyebab kematian sang kakak dan kakak ipar. Ditambah lagi, pada saat bersamaan ia ditinggalkan Hee-jin. Setelah itu, Jin-heon kembali mengingatkan Sam-soon supaya tidak lagi melirik pria lain.
Belum lama ucapan itu dilontarkan, Hee-jin muncul di hotel dan meminta waktu bicara dengan Jin-heon. Sam-soon langsung berusaha mencegah, dan mengingatkan Jin-heon supaya juga melakukan hal yang sama dengan dirinya : tidak lagi melirik dan berbicara dengan wanita selain dirinya.
Apes bagi Sam-soon, Jin-heon berubah pikiran di tengah jalan dan meminta taksi yang dinaiki mereka kembali ke hotel. Sia-sia usaha Sam-soon untuk mencegah. Meski sudah terang-terangan menyatakan rasa sukanya, Sam-soon harus menerima nasib ditinggal di pinggir jalan.
Begitu sampai di hotel, Jin-heon bertemu dengan Henry Kim dan akhirnya tahu apa alasan Hee-jin pergi : dirinya divonis menderita kanker dan tidak tega memberitahukannya pada Jin-heon ketika itu baru saja kehilangan dua orang terdekatnya.
Tak lama setelah itu, Sam-soon kembali ke hotel untuk mencari Jin-heon. Di lobi, ia bertemu dan sempat berbincang-bincang dengan Henry. Tidak ingin memperpanjang masalah, ia memutuskan untuk berangkat ke bandara sendirian sambil meninggalkan pesan di ponsel Jin-heon.(indosiar.com/mdL)