
Ceria berusaha menolong Alfin, namun dicegah Rama, yang malah membawa gadis itu kembali ke area pasar malam. Keruan saja, Ceria yang sangat kuatir langsung berontak dan berusaha melawan Rama. Begitu lolos, Ceria langsung meninggalkan pasar malam dan kembali ke bukti untuk menolong Alfin.
Berhasil menemukan Alfin yang terbaring tidak berdaya, Ceria membawa pemuda itu ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Karena kakinya terkilir, Alfin disarankan dokter untuk dirawat di rumah sakit. Namun karena takut kehilangan Ceria, Alfin meminta gadis penolongnya tersebut untuk menemani di rumah sakit hingga keesokan harinya.
Sementara itu, Rama yang kesal karena Ceria berhasil kabur dari pasar malam berniat untuk mengejar. Namun, Tio berhasil mencegah dengan alasan Rama harus memeriksa komedi putar yang tengah rusak. Diam-diam, Tio juga sengaja mengulur waktu saat memperbaiki komedi putar tersebut agar Rama tidak bisa meninggalkan pasar malam karena harus mengawasi perbaikan.
Begitu tahu kalau Alfin dirawat di rumah sakit, Safira langsung mendatangi tempat dimana putranya berada tersebut. Namun begitu sampai disana, ia tidak bertemu Ceria, yang sudah keburu pulang. Sebelumnya, dengan wajah serius Alfin mengajak Ceria untuk lari dan menikah dengannya supaya tidak perlu dijodohkan dengan Rama.
Ajakan tersebut sudah tentu membuat Ceria bimbang, ia berjanji bakal menemui Alfin di atas sebuah bukit keesokan malamnya. Namun, Rama yang mengetahui semuanya langsung mengurung Ceria di dalam sebuah bedeng sehingga pertemuan gadis itu dengan Alfin gagal total.
Dalam keadaan sedih karena rencananya berantakan, Ceria secara kebetulan datang ke rumah Danu untuk membagi-bagikan pamflet promosi pasar malam. Akankah Ceria bertemu dengan Alfin dan kakek kandungnya?(mdentertainment/indosiar.com/mdL)