HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
SINOPSIS
Drama Asia (Korea)

The Great Queen Seon Deok Episode 67 (Terakhir)

Tayang: 12-Feb-2010 16:30 WIB

Ketika dikonfrontir, Yeomjong dengan tawa liciknya langsung mengatakan bahwa yang harus disalahkan atas semua kejadian bukanlah dirinya melainkan Bidam (Kim Nam-gil) sendiri, yang disebut menyimpan ambisi tampil sebagai raja. Kali ini Bidam tidak mau lagi mengulang kesalahannya, ia langsung menusuk Yeomjong hingga tewas.

Sebelum keluar, Bidam bertemu dengan Misaeng (Jung Woong-in), yang mengatakan bahwa pria itu tidak bisa lagi menyalahkan siapapun kecuali dirinya sendiri yang memiliki hati lemah dan mudah dipengaruhi. Sempat meneteskan air mata, Misaeng yang ditemani oleh Hajong (Kim Jung-hyun) bersimpuh didepan kuburan Mishil sambil menanti kemunculan pasukan Shilla.

Saat para tawanan tengah digiring, Yushin (Uhm Tae-woong) sadar bahwa tidak ada Bidam diantara mereka, ia langsung memerintahkan bawahannya untuk membekuk sang mantan perdana menteri. Di saat yang sama, Bidam sendiri berniat menemui Ratu Seon Deok (Lee Yo-won) untuk mengakui semua dosa-dosanya. Sebelum pergi, ia berpesan pada Santak (Kang Sung-pil) supaya bawahannya yang paling setia itu pergi sejauh-jauhnya dari Shilla.

Sempat menatap kepergian junjungannya dengan hati sedih, mata Santak terbelalak karena sebuah panah tiba-tiba menembus tubuhnya. Dengan cepat, pasukan kerajaan mengelilingi Bidam, yang langsung menghunus pedangnya. Pertempuran sengit tidak bisa dielakkan dan meski cuma sendirian, Bidam ternyata terlalu tangguh bagi prajurit biasa.

Menghabisi setiap prajurit yang merintangi jalannya, tujuan Bidam ternyata cuma satu : mendatangi tempat dimana Ratu Seon Deok berada. Dihadang oleh penjagaan berlapis, Bidam tidak menggubris permintaan Yushin supaya dirinya tidak membunuh orang lagi dan terus merangsek maju. Tersenyum getir karena sadar dirinya sudah tidak punya harapan lagi, Bidam menantang Yushin untuk bertarung.

Namun, tantangan tersebut ternyata hanya kamuflase Bidam, yang sadar dirinya sudah kalah segalanya dari Yushin, untuk bisa mendekati Ratu Seon Deok. Meskipun tangguh, Bidam tidak bisa menghindar ketika puluhan anak panah terbang ke arahnya. Meski begitu, fokusnya hanya satu : berapa langkah lagi yang harus ditempuh untuk bisa mencapai Ratu Seon Deok.

Dengan mata merah dan wajah berlumuran darah, Bidam terus berjalan maju mendekati Ratu Seon Deok sehingga Yushin tidak punya pilihan lagi selain menusuk pria yang merupakan bekas sahabat sekaligus rekan seperjuangannya itu. Sebelum ambruk, Bidam menggumamkan nama Deokman untuk terakhir kalinya. Tak lama setelah menyampaikan perintah kepada para bawahannya, Ratu Seon Deok jatuh pingsan tepat disamping jenazah Bidam.

Begitu siuman, Ratu Seon Deok yang sadar umurnya tidak lama lagi memanggil Alcheon (Lee Seung-hyo) dan meminta sang pengawal setia untuk mengisi posisi perdana menteri yang ditinggalkan Bidam. Tak lama kemudian ketika Yushin datang bertamu, Ratu Seon Deok mengajak jendral kepercayaannya tersebut untuk keluar dan melihat Shilla dari atas bukit.

Di sana, Ratu Seon Deok mulai merenungi hal-hal yang telah dilewatinya dan sadar bahwa dari sekian banyak orang, cuma Yushin yang setia menemaninya hingga akhir. Menitipkan Shilla dan cita-cita penyatuan Tiga Kerajaan pada Yushin, Ratu Seon Deok menceritakan mimpi terakhirnya yang begitu berkesan.

Puluhan tahun berlalu, Yushin kembali ke Shilla setelah menaklukkan Baekje dan bertemu dengan Alcheon yang tengah bersiap memasuki masa pensiun. Bagamana dengan nasib Ratu Seon Deok? Rupanya tak lama setelah menceritakan mimpinya, sang ratu mencucurkan air mata dan menarik napas untuk terakhir kalinya...sebelum kemudian wafat.

Dalam mimpinya, Deokman (Nam Ji-hyun) yang tengah berusaha melacak keberadaan Munno berjalan di tengah pasar dan bertemu dengan seorang wanita berpakaian putih yang tiba-tiba memeluknya sambil bercucuran air mata. Rupanya, wanita berpakaian putih yang diam seribu bahasa itu adalah Deokman dewasa alias Ratu Seon Deok sendiri, yang cuma bisa berbicara dalam hati mengasihani sosok remajanya yang bakal mengalami begitu banyak penderitaan.

Sudah tentu, aksi wanita dewasa dihadapannya membuat Deokman remaja bingung, ia memutuskan untuk tidak menghiraukan kejadian tersebut dan meneruskan petualangannya. Dari belakang, sang ratu cuma bisa mendoakan dirinya yang masih remaja untuk bisa bertahan karena hanya lewat Deokman-lah maka Shilla bisa memenuhi impian besar yang tidak bisa dilakukan siapapun : menyatukan Tiga Kerajaan.(indosiar.com/mdL)

 


TAMAT


Tayang: 12-Feb-2010 16:30 WIB

Bookmark and Share


22-Aug-2011 19:52:26 WIB by tema
bisa ga di tayangin buat yg sekian kalinya atau bulan depan jga tayangin aja plisss!!!!!! masa aku cuman nonton pas episode 60 ga tau pertamanya ya plisss tayangin lagi ok!
5-Aug-2011 16:10:04 WIB by riki gusstiawan
bagusssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss
5-Aug-2011 10:28:45 WIB by nisa
pokoknya ajib banget dech sinetron nie,, haduuh sayangnya anjlok critanya ...padahal blum lihat missil terpojok...
huuuuufffhh..
kisah yg sangat mengharukan>>>!!!!
tayangin lagi po'oooooo.....
i like diogman
5-Aug-2011 10:24:20 WIB by iin nuril
knapa sih tayangannya di cepetiiin ??? kok jdi anjlok banget seeehhh,,,,, huuufffhh.....
padahal blum ngelihat argumennya missil vs diogman ??
tayangin lagi dooooooooonnkkkk.......
hikz,,,hikz....
keren bgt lhooooo........
26-Jul-2011 22:06:44 WIB by Merita R. D
Aku suka banget dengan QSD, tapi kenapa ditayangkan pukul 12.00.
Lebih baik kan ditayangkan pukul 16.30 karena jam segitu banyak penggemarnya yang masih berstatus pelajar bisa melihatnya.
23-Jul-2011 16:44:39 WIB by Eki Indradi
pleas tolong di tayangkan jam 5 sorean / malam hari di tahun 2011 ini, karena org" siang hari bnyk aktivitas di luar rumah , masa saya bawa TV ke sekolah buat nonton tuh film kan ga lucu ,>.< tp aja ke tangguan sm guru liad film di HP jd di rampas HPnya T.T
23-Jul-2011 15:10:43 WIB by YOLA HAIFAH
ya film nya bagus banget tapi ada kesalahan di situ kenapa ratu besarnya meninggal harusnya ngak usah ninggal kan film nya kan namanya the great oueen seondeok(ratu terbesar di seondeok)
14-Jul-2011 15:31:31 WIB by arihta
jangan jam 12 dong di tayangin...
gk bsa nonton jam 19.00 aja ea..!
12-Jul-2011 17:39:44 WIB by nabila
tayangin lagi dong tapi jangan jam 12.00 jam 16.00 aja aku ga bisa nonton kalo jam 12.00 jadi jam 16.00 aja ya ok
14-Nov-2010 13:26:36 WIB by anggreyne
bwt indosiar, tayangin lg donk the great queen seondok

 

Nama:
Email:
Security Code: