
indosiar.com, Los Angeles - Album terakhir sebuah kelompok musik terkenal biasanya terjual laris, hal itu pula yang terjadi pada trio terkenal Destiny's Child yang langsung membubarkan diri secara resmi begitu konser mereka berakhir beberapa waktu lalu.
Tidak menyia-nyiakan kesempatan, kelompok yang digawangi Beyonce Knowles-Michelle Williams-Kelly Rowland tersebut langsung merilis album terakhir mereka yang berjudul #1s. Seperti yang sudah diduga, album tersebut langsung berada di posisi teratas Billboard 200 dengan terjual sebanyak 113,5 ribu kopi.
Namun dibandingkan dengan beberapa album terdahulu, #1s berada di peringkat terbawah untuk urusan kelarisan penjualan. Destiny Fulfilled yang diluncurkan tahun 2004 silam langsung terjual sebanyak 497 ribu kopi di minggu pertamanya dan berada di posisi kedua untuk penjualan album terlaris di minggu perdananya.
Yang tersukses dicatat oleh album Survivor di tahun 2001 yang langsung bertengger di posisi puncak pada pekan pertamanya dengan terjual sebanyak 663 ribu. Bahkan, #1s kalah populer dibanding The Writing's on the Wall yang diliris tahun 1999 dan laku sebanyak 133 ribu.
Rekor angka terendah sendiri dicatat oleh album Garth Brooks di tahun 1993 berjudul In Pieces, yang terjual sebanyak 120 ribu kopi dan berada di puncak selama 5 minggu.(billboard/yahoo/mdL)