HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

ALL ABOUT AH LONG



Film melodramatik yang akan membuat Anda meneteskan air mata di sepanjang film ini mengisahkan tentang Ah Long (Chow Yun Fat), mantan pembalap sepeda motor terkenal yang kini bekerja sebagai sebagai supir truk pengantar barang. Ia memiliki seorang anak lelaki 10 tahun yang sangat disayanginya, Porky (Wong Kwan Yuen). Setelah kehilangan segala-galanya, hanyalah Porky yang merupakan alasan ia untuk hidup. Kehidupan Ah Long kini memang kontras dengan kejayaannya 10 tahun lalu ketika ia hidup bergelimang dengan nama terkenal, kekayaan dan para wanita cantik.

Sayangnya ia tidak menjalani hidup dengan benar karena suka mabuk, memacari para wanita sedangkan ia telah punya kekasih, Sylvia Poon (Sylvia Chang) yang biasa dipanggil PorPor. Tidak hanya itu, Ah Long suka memukul PorPor padahal saat itu kekasih Ah Long tersebut sedang hamil. Akibat perbuatannya tersebut, Ah Long mendapat balasannya. Ia mendapat kecelakaan motor ketika berusaha kabur dari kejaran polisi setelah kebut-kebutan di jalan. Cedera akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan ia tidak bisa menjadi pembalap motor lagi. Tidak hanya itu, ia dipenjara akibat kebut-kebutan tersebut. Pada saat di penjara, Ah Long akhirnya mengetahui bahwa PorPor melahirkan putranya yang kemudian ditempatkan di panti asuhan dan kemudian beremigrasi ke Amerika.

Setelah bebas dari penjara, Ah Long berhasil menemukan Porky, putranya dan mencoba membangun hidup baru bagi mereka di daerah kumuh Hong Kong. Pada suatu hari Porky yang tumbuh menjadi anak lelaki usia 10 tahun yang pintar dan menarik, ternyata terpilih untuk untuk membintangi sebuah iklan. Tidak terduga sutradara iklan tersebut adalah PorPor yang kini telah menjadi wanita karier sukses. Pertemuan antara PorPor dengan putranya dan mantan kekasihnya tentu saja mendatangkan kejutan bagi mereka bertiga. Porky yang tidak mengenal ibunya, akhirnya mendapatkan kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah dirasakannya selama ini. Sementara itu, PorPor ingin membawa putranya ke Amerika namun tidak mau Ah Long kembali ke dalam hidupnya. Hal itu berarti perpisahan antara Porky dengan ayahnya, padahal mereka tidak mau berpisah.

Sylvia Chang
Dilahirkan di Taiwan pada tahun 1953, namun besar di Hong Kong dan New York, wanita satu ini adalah artis serba bisa. Ia adalah penyanyi, aktris film, sutradara, produser, penulis skenario dan juga penulis lagu. Setelah kembali ke tanah kelahirannya, Sylvia pada usia 16 tahun melakukan acara program radio. Setahun kemudian ia menjadi penyanyi dan pembawa acara televisi. Tidak hanya itu, pada usia 18 tahun, Sylvia menandatangani kontrak lima tahun dengan perusahan produksi film Hong Kong, Golden Harvest Productions dan membuat debutnya dalam film kung-fu "Flying Tigers".

Namun film kung-fu bukan untuknya sehingga meminta sahabat keluarganya, Raymond Chow untuk membatalkan kontrak tersebut. Namun karernya bukan jatuh, malah makin menanjak. Pada tahun 1973, ia membintangi film internasional "Slaughter in San Francisco" bersama Chuck Norris. Begitu banyak film yang dibintanginya seperti "800 Heroes" (1975), "Dream of the Red Chamber" (1977) bersama aktris seangkatannya, Brigitte Lin. Selain sibuk berakting dalam film Taiwan dan Hong Kong dan menyanyi, pada dekade 1980 hingga 1990, Sylvia masih sempat bertualang dalam blantika perfilman internasional seperti membintangi film Australia "Attack Z Force" (1982) bersama Mel Gisbon dan Sam Neill.

Selain menjadi direktur televisi Taiwan, Sylvia juga menyutradarai, menulis skenario dan membintangi film-filmnya antara lain "Passion (1986)", "The Game They Call Sex" (1987), "Sisters of the World Unite" (1991), "Mary From Beijing (1992)" dan "Tempting Heart (1999)" yang banyak mendapat pujian dari para kritikus. Sebagai penyanyi, ia telah mendapatkan 7 album platinum yang menunjukkan kemampuan menyanyinya. Begitu banyak prestasi dan penghargaan yang didapatnya dari baik sebagai aktris, sutradara, penulis skenario maupun penyanyi, tidak heran jika Sylvia dijuluki "Superwoman of the entertainment world". Sampai kini ia masih belum berhenti berkarya.

Apakah PorPor akan tega memisahkan Porky dengan Ah Long yang kini tidak punya apa-apa kecuali putranya ? Bagaimana akhir film tersebut ? Anda bisa ikuti film "All About Ah Long" yang mengharukan dalam Sinema Bintang Asia pada hari Rabu (17/07), pukul 22.00 WIB di Indosiar.


***
Fachri                                                               

Bookmark and Share