HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
SINOPSIS

Andai Aku Tau

Tayang: 23-Nov-2006 10:30 WIB

Persahabatan antara Winda (24) dan Rissa (18) bermula dari hubungan kegemaran di bidang fotographi. Sebagai yunior Rissa banyak belajar kepada Winda dalam bidang fotographi. Cuma bedanya, kalau kegiatan fotographi Winda erat hubungannya dengan profesinya sebagai graphic design di sebuah Biro Iklan The Activertising sedangkan Rissa perannya sebagai pecinta alam.

Sebagai gadis belia, mahasiswi semester dua di salah satu perguruan tinggi di Jakarta, bersama kelompoknya dia sering menjelajahi belantara di kaki gunung. Rissa bukan saja ingin menghayati dan beradaptasi dengan alam maupun aspek lingkungannya. Tapi juga menghadapi tantangan-tantangan alam. Yang suatu ketika pernah hampir merenggut nyawanya.

Rissa dan dua orang temannya kesasar di hutan. Mereka terpencar akibat ingin menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap akibat kebakaran hutan. Saat itu memang musim kemarau. Untuk mereguk setitik air pun sulit. Kecuali mereka tersesat di padang tandus, sumber air langka.

Di sekitar pebukitan itu dilanda kekeringan. Untuk mempertahankan hidup, mereka terpaksa makan umbi atau pun mereguk tetesan air yang tersisa dari pori-pori pepohonan perdu.

Winda yang belakangan baru mengetahui musibah yang menimpa temannya, cepat tanggap. Mendapat kabar Rissa ditemukan dan dirawat di sebuah rumah sakit Puskesmas, dia langsung bezuk. Dari pengalaman pahit dan memilukan yang diceritakan Rissa itulah, Winda yang sebelumnya mendapat job sebagai graphic design untuk keperluan kampanye Pilkada dan juga kampanye hemat air dari KLH membuat dia menghadapi suatu dilemma.

Sebenarnya sebagai tenaga profesional, Winda bisa membagi waktu untuk menuntaskan kedua pekerjaan itu. Dia mampu merekrut temannya yang lain utnuk membantu. Tapi satu hal, dari pihak Tim Sukses Pilkada yang dikordinasi Aldo, cowok yang ditaksir kakak Winda ingin supaya Winda full-time membantu dia. Sementara tawaran lain, datang dari Rinaldy, mantan bossnya yang akftif di bidang biro iklan. Rinaldy menawarkan pekerjaan yang berhubungan dengan kampanye hemat air.

Tawaran Rinaldy secara tidak langsung mengusik hati Winda untuk menerima pekerjaan itu. Dan itu bukan karena Rinaldy, boss yang pernah jatuh hati kepada dia. Melainkan karena tema yang diajukan Rinaldy, berkaitan erat dengan pengalaman Rissa maupun pribadinya sendiri.

Betapa tidak? Winda yang biasa kurang peduli terhadap makna dari setetes air, boros, masa bodoh. Dan sifat serupa itu bahkan bukan ada pada dirinya saja. Tapi juga pada yang lain. Terutama yang tinggal di kota-kota besar. Makanya, setelah melakukan survey dengan ditemani Rissa, Winda kian menyadari. Betapa pentingnya air bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Alasan itu Winda menentukan sikap: memilih mendesain kampanye air.

Untuk itu dia tidak menghiraukan tantangan-tantangan yang datang dari pihak kakaknya, maupun Aldo.

Meskipun Winda sempat merasa berdosa kurang peduli terhadap pentingnya setetes air, namun menurut Rissa, sahabat sekaligus seniornya itu belum terlambat. Berbuat suatu kebaikan tidak ada istilah kata terlambat. Biarpun hati kecil Winda pernah berkata: Andaikan Aku Tau.....setetes air sangat berharga bagi kehidupan aku tak mungkin bertindak bodoh seperti selama ini).

Bagaimana cerita selengkapnya? Saksikan Andai Aku Tahu yang ditayangkan pada hari Kamis (23/11) pukul 10.30 WIB di Indosiar....


Tayang: 23-Nov-2006 10:30 WIB

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: