
Film drama keluarga arahan Stephen Daldry ini, sarat pesan moral untuk keluarga yaitu jangan memaksakan kehendak kepada anak, walaupun hal itu baik untuk dirinya dan kehidupan si anak nantinya. Tapi, bila hal itu bertolak belakang dengan cita-cita dan bakat si anak, kelak akan menjadi bumerang bagi si anak itu sendiri.
Kisah ini berawal pada tahun 1984. Di sebuah kota tambang di Inggris utara, para pekerja tambang sedang melakukan mogok kerja sehingga keadaan kota kecil semakin tegang dan tak terkendali. Anak berusia 12 tahun bernama Billy Elliot (Jamie Bell) dimana ayahnya, Jackie (Gary Lewis) seorang pemabuk dan kakaknya seorang demontrans yang ikut melakukan pemogokan, ibunya sudah meninggal dan neneknya tak memperdulikannya.
Billy tumbuh di tengah keluarga keras, tanpa sadar ia harus dapat mengendalikan dirinya. Ayahnya menghendaki Billy menjadi seorang petinju seperti kakeknya dan ia pun di masukkan di klub tinju.
Sebaliknya Billy tak suka tinju, diam-diam uang latihan tinju, ia pergunakan untuk membayar latihan tari balet. Umumnya, semua temannya adalah perempuan dan tak heran Billy pun dicemooh oleh mereka.
Dengan dorongan guru baletnya, Ny. Wilkinson (Julie Walters), Billy pun terus berlatih. Namun hal itu tidak berselang lama, karena ayahnya mengetahui keberadaan Billy dan membuat kondisi rumahnya semakin buruk.
Akhirnya Ny. Wilkinson mengajak Billy mengikuti audisi untuk ikut sekolah balet kerajaan tapi dia harus mengatakan hal yang sebenarnya pada keluarganya.
Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Billy memilih Balet atau tetap menjadi petinju? Saksikan dalam Sinema Fajar berjudul Billy Elliot yang ditayangkan pada hari Sabtu (04/11) pukul 03.00 WIB di Indosiar....