Akibat dari kejadian yang menimpa keluarga Makino, Tsukushi tidak dapat menepati janjinya pada Doumyouji, yang sudah tentu kesal setengah mati. Dari Yuuki, F3 akhirnya tahu (dan bisa menebak) siapa dalang dibalik semua kejadian itu : ibu Doumyouji.
Sudah kehilangan pekerjaan, keluarga Makino masih dipusingkan oleh rentenir yang meneror keluarga mereka. Akibatnya demi membantu keluarga, Tsukushi memutuskan untuk keluar dari sekolah demi fokus mencari pekerjaan. Belakangan dari Akira dan Soujiro, Doumyouji akhirnya tahu mengenai Tsukushi.
Tergiur dengan jumlah uang yang ditawarkan seorang pria, Tsukushi nyaris saja jadi salah satu pelakon video mesum kalau saja Rui tidak muncul tepat waktu dan menolongnya. Setelah keduanya lolos, Rui akhirnya membeberkan kalau dalang dari semua kejadian yang menimpa ayah gadis itu adalah ibu Doumyouji.
Setelah di rumah mendengar nasib yang dialami ayahnya saat melamar pekerjaan, Tsukushi tidak dapat menahan diri lagi dan langsung berlari menuju kantor ibu Doumyouji. Bisa ditebak, gadis itu melampiaskan kemarahannya dan menolak untuk menuruti permintaan ibu sang pria yang dicintai.
Sikap tegar Tsukushi ternyata membangkitkan simpati Nishida asisten ibu Doumyouji, yang akhirnya memberitahu pemuda itu soal apa yang terjadi. Dengan caranya yang khas, Doumyouji berusaha membuat Tsukushi ceria sebelum akhirnya menyebut bakal melindungi gadis itu apapun yang terjadi.
Namun, tawaran Doumyouji untuk membayar hutang keluarga Makino ditolak mentah-mentah, dan langsung membelalakkan matanya saat pria itu mengajak menikah demi keluar dari masalah. Sempat tergagap, kekakuan suasana akibat ucapan itu pecah lewat suara telepon.
Ide tersebut muncul dari Tsubaki kakak Doumyouji, yang mengusulkan Makino untuk mengikuti kontes Teen of Japan. Meskipun semua pesimis gadis itu bakal menang, Tsubaki menawarkan diri untuk melatih Tsukushi. Dengan penuh semangat, Doumyouji mengajak rekan-rekannya di F4 untuk melihat pelatihan yang diberi sang kakak.
Sempat runtuh semangatnya saat tahu kesusahan yang menghadang, Tsukushi langsung terharu melihat kemunculan F4 lengkap dengan 'bala bantuan' yang disiapkan. Pelajaran pertama disajikan oleh Soujiro seputar minum teh, disusul oleh Akira lewat pelajaran bahasa Mandarin.
Ditengah kesusahan yang dialami, Tsukushi terkaget-kaget karena Doumyouji ternyata penuh dengan kemampuan tak terduga. Ucapan pemuda itu (yang berniat membangkitkan semangat namun malah berefek sebaliknya) membuat Tsukushi makin putus asa, ditambah lagi ulah ibu Doumyouji yang membuat orang-orang terdekatnya menderita.
Mendatangi kediaman Doumyouji, Tsukushi akhirnya mengakui kalau dirinya sudah kalah dan tidak akan berusaha lagi. Namun, ucapan (ditambah pelukan) pemuda itu membuatnya tidak dapat menahan tangis. Belakangan, ia diberitahu kalau Rui, Soujiro, dan Akira ikut turun tangan membantu semua masalah yang dihadapi.
Keesokan harinya dengan semangat tinggi, Tsukushi muncul di tempat pendaftaran Teen of Japan bersama F4. Lagi-lagi kejutan muncul disana dalam bentuk Kurimaki Ayano...........yang tak lain adalah tunangan Tsukasa.(mdL)