
indosiar.com, Los Angeles - Setelah lama 'tenggelam', Britney Spears kembali jadi berita hangat selama beberapa pekan belakangan. Sayangnya, yang disorot kali ini bukanlah karir melainkan kehidupan pribadinya yang sedang dalam proses perceraian dengan sang suami Kevin Federline.
Ternyata tidak hanya dari kalangan sesama artis, sejumlah pihak yang dekat dengan wanita bernama panjang Britney Jean Spears itu ikut angkat bicara. Salah satunya adalah Jason Alexander, sahabat masa kecil sekaligus mantan suami wanita kelahiran 1980 tersebut.
Seperti yang diketahui, sebelum diperistri Federline, Britney sempat menjadi istri Alexander. Namun, pernikahan tersebut hanya berumur 55 jam saja karena belakangan wanita yang melejit lewat Oops I Did It Again itu membatalkannya.
Ketika ditanya komentar seputar kasus perceraian yang menimpa sang mantan istri, dengan tegas Alexander menyebut bahwa ada motif lain dibalik permintaan hak asuh anak yang diajukan Federline ke pengadilan. Bahkan lebih jauh ia mengatakan, itu dilakukan demi mendapat lebih banyak uang saat perjanjian cerai diresmikan.
"Rasanya hampir tidak mungkin Kevin melakukan ini sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang ayah, yang diinginkan hanyalah mempunyai lumbung uang dan kemudian menikmati hidup. Boleh dibilang, ia adalah pria beruntung yang berada di tempat dan waktu yang tepat."
"Hal itu berbeda dengan diriku, saat menikah dengan Britney walaupun dia kaya-raya namun aku benar-benar mencintainya. Serius, aku benar-benar menginginkannya. Seandainya saja saat itu kami tidak berpisah, mungkin jalan hidupnya akan lebih baik."(femalefirst/SHR/mdL)