
Indosiar.com - Widya (9 tahun) tanpa sengaja mencelakakan adiknya Viona (8 tahun) ketika mereka dibawa Marninya main-main disebuah taman. Viona terjatuh dari ayunan dengan kepala membentur lantai beton. Ia pingsan dengan mata melotot dan sejak itu menjadi buta.
10 Tahun Kemudian. Widya dan Viona kini jadi gadis dewasa. Dua-duanya sangat cantik. Widya kuliah semester 4, sementara Viona lebih banyak tinggal dirumah. Ia mahir main piano. Sepintas tidak kelihatan kalau dia buta. Widya menjadi gadis yang agak tertekan karena terus dihantui rasa bersalah pada adiknya. Marni, mama mereka memang sering menyalahkan Widya dan memaksanya jadi pelindung Viona.
Di kampus Widya kenal baik dan diam-diam jatuh cinta pada Nando, kakak angkatan yang baru saja lulus sarjana. Nando seorang cowok ganteng dan periang. Nando sendiri hanya menganggap Widya teman. Suatu ketika Widya membawa Nando kerumah. Saat itu Viona sedang main piano. Nando tampak begitu terpesona, dan jatuh cinta pada pandangan pertama.
Sejak itu diam-diam Nando sering menemui Viona. Widya merasa patah dan sakit hati karena adiknya merebut orang yang dia cintai. Tapi ia tidak berani menunjukkan kebencian itu. Dalam keadaan murung dan sering menghindar pulang kerumah itu, Widya didekati Wandi, seorang mahasiswa yang pernah bekerja sebagai pekerja pengeboran minyak lepas pantai. Pengalaman hidup membuat dia tampak matang, percaya diri dan pintar berbicara. Semula Widya tidak suka padanya. Tapi kepintaran Wandi akhirnya membuat dia luruh.
Viona senang dengan Nando, tapi dia menolak lamaran Nando karena merasa Nando pacar kakaknya. Viona akhirnya mau menerima cinta Nando setelah Widya memperkenalkan Wandi.
Suatu ketika Wandi datang kerumah. Viona sedang sendirian, dan tampak sedih. Wandi berusaha menghibur. Viona tersentuh dan memeluk Wandi. Tapi bersamaan Widya pulang. Ia menjerit dan ribut besar dengan Wandi. Ia jadi sangat marah pada Viona karena mau merebut pacarnya untuk kedua kali.
Keributan itu membuat Viona memutuskan menerima lamaran dan menikah dengan Nando. Keluarga Nando menentang perkawinan itu, tapi Nando nekat. Setelah nikah Viona dibawa kerumah Nando. Tapi disana dia tersiksa karena tidak ada yang mengerti dan menolong. Karena kondisi itu, Nando akhirnya membawa Viona pindah rumah. Tapi kesulitan tetap muncul.
Sampai suatu ketika, Widya sadar ketidakberdayaan adiknya, dan menemukan adiknya dalam keadaan menyedihkan. Ia jadi sadar, kebenciaannya selama ini tidak beralasan. Nani (24 tahun), gadis yang sangat mencintai dan terus mengejar Nando pun pada akhirnya menemukan kesadaran seperti itu, setelah sekian lama dihantui dendam dan sakit hati. (And)