
Konon, masalah ras ataupun kesukuan yang pernah terjadi di negara paling demokratis, Amerika. Bahkan kadang masih berlanjut hingga sekarang. Perbedaan yang menyolok antara orang kulit hitam dan kulit putih, masih sering ditemukan dalam kegiatan sehari-hari.
Film laga arahan Hughes Brothers ini mengisahkan tentang Komunitas Kehidupan sosial politik yang dialami negara Afrika - Amerika. Kejadian demi kejadian pada komunitas tersebut, diungkapkan pada akhir tahun 1960 yang memasuki awal tahun 1970. Perjuangan anak muda berkulit hitam bernama Anthony Curtis (Larenz Tate), adalah salah satu kejadian yang berhasil diungkapkan.
Berawal dari kedatangan anak muda berkulit hitam ke wilayah Bronx - New York pada tahun 1968, ia bekerja part timer sebagai pengantar susu dengan penduduk lokal bernama Kirby (Keith David). Pekerjaan ini adalah sebuah peluang bagi pendatang terutama yang berkulit hitam agar tetap survive.
Setelah lulus dari sekolah menengah, Anthony memutuskan untuk bergabung dengan angkatan laut. Namun, keputusan itu ternyata ditentang oleh orangtuanya, orangtua Anthony menginginkan dirinya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Permasalahan makin komplek, ketika ia kembali dari tugasnya pada perang Vietnam bersama rekan-rekannya. Pada tahun 1973, ia kembali pulang dan memulai kehidupan sosialnya dengan masyarakat setempat. Namun, kondisi lingkungannya tidak mendukung atas kehadiran dirinya. Isu sosial kembali mencuat, tindak kejahatan dan pembunuhan menjadi warna kehidupan disana.
Bagaimana kelanjutan film drama laga ini, dalam mengangkat isu yang sangat peka antara kulit hitam dan kulit putih terus berlanjut hingga kini. Belum lagi, hak-hak sipil yang terus dipermasalahkan atara kedua warna kulit tersebut. Saksikan dalam Sinema Malam berjudul Dead Presidents yang tayang pada hari Selasa (23/01) pukul 01.30 WIB, hanya di Indosiar...