
Kisah Johnny Smith dalam episode ke-22 bertajuk "The Man Who Never Was" ini dimulai dengan Johnny yang harus mengisolasi dirinya dari tuntutan publik yang ingin menggunakan kemampuan penglihatan batinnya. Namun mau tidak mau Johnny kembali menggunakan kemampuannya ketika ia mendapatkan visi tentang seorang pria penyendiri bernama Jeffrey Grissom. Johnny sempat berbicara dengan Grissom sebelum Grissom menghilang tanpa jejak.
Sebelum menghilang, Grissom sempat mencurahkan keinginannya kepada Johnny tentang rumah lamanya yang tidak lagi diingat letaknya. Johnny khawatir atas keselamatan Grissom setelah kembali mendapatkan visi bahwa ada sekelompok orang memindahkan Grissom dari rumahnya dan sebuah keluarga baru pindah ke rumah tersebut. Johnny menemukan bahwa hilangnya Grissom ternyata berkaitan dengan pemerintah.
Dalam episode ke-23 bertajuk "Dead Men Tell Tales" ini diceritakan bahwa pihak berwenang ingin menemukan kaitan apa antara Johnny Smith dengan luka-luka yang dialami oleh seorang wanita muda cantik. Masalah Johnny itu berkaitan dengan penglihatan batin Johnny tentang usaha pembunuhan terhadap bos mafia Cathan Donnegal.
Lantaran visi yang didapatkan Johnny itulah yang membuatnya mendapatkan masalah ketika pelaku pembunuhan yang gagal itu kemudian ditemukan tewas. Johnny dicurigai pihak berwenang adalah bagian dari pembalasan dendam mafia Donnegal terhadap pembunuh tersebut. Keadaan menjadi lebih rumit ketika sebuah kasino yang dioperasikan musuh Johnny, Greg Stillson pun terlibat dalam masalah Johnny itu.
Apa yang terjadi sebenarnya antara Grissom dengan pemerintah? Bagaimana Johnny harus membuktikan dirinya tidak bersalah di mata pihak berwenang dalam kasus kematian pembunuh gagal itu?