
indosiar.com, Los Angeles - Kemeriahan Grammy Awards yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-49 dan digelar di stadion Staples Center boleh dibilang termasuk spesial bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Penghargaan terbanyak diraih oleh grup Dixie Chicks (yang sempat mendapat tudingan miring setelah mengkritik keras presiden George Bush) dengan total 5 piala, salah satunya adalah penghargaan bergengsi Record of the Year. Saingannya adalah grup Red Hot Chili Peppers dengan empat piala dan Mary J Blige dengan tiga piala.
Yang cukup menarik adalah kejayaan American Idol yang terus berlanjut di ajang yang disebut-sebut terbesar di industri musik Barat tersebut. Setelah Kelly Clarkson, kini giliran Carrie Underwood yang unjuk gigi dengan tiga penghargaan (salah satunya lewat gelar Artis Baru Terbaik).
Disamping sejumlah nama pemenang yang cukup membanggakan, masih ada sejumlah suguhan spesial dalam acara yang dihadiri oleh ratusan artis papan atas Amerika tersebut. Salah satunya yang menjadi perhatian adalah reuni grup yang disebut sebagai salah satu yang mempopulerkan aliran punk The Police yang telah membubarkan diri tahun 1984 silam.
Khusus untuk acara Grammy, pria bernama asli Gordon Summers itu bereuni dengan dua rekannya Stewart Copeland dan Andy Summers. Meski tidak masuk nominasi apapun, penonton langsung menyambut riuh ketika The Police membawakan singel mereka yang begitu populer dua dasawarsa silam berjudul Roxanne.
Sementara itu, dua orang artis yang nama besarnya sudah diakui Stevie Wonder dan Tony Bennett di luar dugaan mampu menyisihkan Blige, Sheryl Crow, Sting, Shakira dan Nelly Furtado untuk kategori Best Pop Collaboration lewat singel For Once in My Life.(berbagai sumber/mdL)