
Rayhan dan Ricky adalah mahasiswa sebuah perguruan tinggi, dengan karakter yang sangat bertentangan. Rayhan sangat alim, rajin sholat, pinter dan santun. Sementara Ricky lebih sering menghabiskan waktunya untuk dugem, keluyuran gak jelas dan pacaran. Ricky sangat dimanja oleh ortunya karena kebetulan ia anak tunggal dan ayahnya adalah pengusaha yang cukup mapan.
Dibanding Ricky, Rayhan lebih ganteng. Tapi soal penampilan, Rayhan emang jauh lebih sederhana. Rayhan adalah anak yatim, ayahnya meninggal ketika ia masih SMP. Jadilah Rayhan cuma diasuh oleh sang ibu yang sehari-hari cuma jadi buruh jahit di perusahaan konveksi.
Rayhan anak yang penurut dan mengerti kondisi ibunya (Bu Asih ). Apalagi ibunya mulai sakit-sakitan. Makanya Rayhan pengen banget suatu saat nanti bisa jadi orang sukses agar bisa membahagiakan ibunya.
Sementara Ricky, sejak kecil udah terbiasa hidup bergelimang harta. Ricky yang selalu dimanja, tumbuh menjadi anak yang gak pernah menghargai uang, juga tidak pernah menghargai orang lain. Terlebih kedua ortunya yang sibuk, membuat dirinya kurang perhatian dan kasih sayang. Ricky bak jagoan di kampus, mentang-mentang ayahnya adalah pemilik yayasan perguruan tinggi tsb.
Ada cewek cantik bernama Fatia di fakultas mereka. Meski anak orang kaya, tapi Fatia sangat rendah hati, santun dan baik pada siapa aja. Fatia udah lama kagum sama Rayhan.
Padahal sebenernya Ricky naksir padanya. Fatia gak pernah menggubris Ricky, yang menurutnya playboy dan bandel. Fatia lebih suka cowok pintar dan sederhana seperti Rayhan. Rayhan sendiri jelas gak berani punya perasaan lebih sama Fatia. Ia cukup tau diri. Meskipun sebenernya ia juga tertarik sama gadis itu. Rayhan dan Fatia sama-sama aktiv di Senat dan juga Rohis. Rayhan sebagai bendahara dan Fatia sebagai sekretarisnya. Sementara kedua senatnya-nya adalah Ricky. Sebagai ketua, Ricky suka semena-mena. Ia dulu dipilih juga bukan karena kompeten, melainkan karena ia banyak duit, sehingga waktu pemilihan, ia punya tim sukses yang bisa ia bayar untuk memenangkannya. Ricky sering menyuruh dan membentak-bentak Rayhan, kadang diluar urusan Senat. Kebencian Ricky ke Rayhan dipicu karena Ricky merasa kalah pamor dibanding Rayhan. Terlebih ketika proposal Rayhan (sebagai ketua ROHIS) disetujui oleh sekolah, Ricky marah karena merasa dilangkahi.
Selama ini semua cewek di sekolah selalu berusaha mendekati Ricky tanpa diminta.
Mereka adalah cewek-cewek ganjen yang pengen dipacari Ricky yang ketua Senat dan kaya itu. Tapi justru Fatia yang diincernya, malah keliatan sering jalan berdua sama Rayhan. Ricky jelas aja kesal ketika semua temennya manas-manasin, “Masa sih seorang Ricky sampai ditolak ama cewek? Mana tu cewek malah milih cowok miskin kayak Rayhan!”
Ricky memanggil Rayhan ke rumah dengan dalih ayahnya mau ngasih sumbangan besar untuk baksos itu. Ternyata sampai di rumahnya yang sepi, Ricky dan CS-nya mencekoki Rayhan dengan minuman keras. Rayhan mabok dan direkam pake video hp. Fatia shock begitu Ricky ngasih liat gambar Rayhan yang mabok.
Bu Asih yang sering sakit-sakitan, akhirnya gak kuat dan beneran jatuh sakit ketika mendapati anaknya mabok. Bu Asti sampai harus dirawat di rumah sakit. Rayhan kalut ketika tau bahwa ibunya mengidap maag akut.
Selama ini ibunya emang selalu telat makan dan stres. Rayhan sedih dan bingung banget, kemana harus cari uang untuk biaya makin sehari-hari dan terlebih untuk biaya RS. Ricky akhirnya melancarkan fitnah lagi untuk Rayhan. Ia mengeset seolah-olah Rayhan dirampok, padahal perampok itu adalah orang suruhan Ricky. Lalu Ricky membayari biaya RS Bu Asti dengan nama Rayhan. Sehingga Rayhan menjadi tertuduh utama sebagai siswa yang mengorupsi uang baksos. Rayhan stres karena semua bukti mengarah padanya. Akankah Ricky terkena batunya sendiri atas segala perbuatanya? (nadas-productions/indosiar.com/4nd)
Pernah ditayangkan pada : 13 Desember 2008 pukul 07.00 WIB