
indosiar.com, London - Tak terasa telah seperempat abad berlalu sejak John Lennon menghembuskan napas terakhir akibat ditembak penggemarnya, namun nama personil grup legendaris The Beatles ini masih tetap jadi pembicaraan hingga sekarang.
Belum lama ini, istri pertama pria kelahiran 1940 itu Cynthia Lennon menuturkan pengakuan mengejutkan dalam buku yang ditulisnya sendiri berjudul John, dimana menurutnya sang suami pernah melakukan tindak kekerasan terhadapnya. Cynthia sendiri menjalin hubungan dengan sahabat sekaligus rival Paul McCartney tersebut di akhir 1950an, sebelum akhirnya menikah diam-diam tahun 1962.
Pernikahan itu sendiri hanya bertahan enam tahun, Lennon akhirnya menceraikan Cynthia dan menikah lagi dengan Yoko Ono. Dalam buku tersebut, John digambarkan sebagai pribadi yang labil, pencemburu, dan punya kecenderungan kasar. "Aku bisa menghadapi semua sifat buruknya, kecuali kalau sudah menyangkut kekerasan," tutur ibu dari Julian Lennon tersebut.
Menurut Cynthia, John sendiri hanya sekali memukulnya sepanjang menjalin hubungan, "Ketika itu kami masih sama-sama mahasiswa jurusan Seni, John cemburu melihatku berdansa dengan Stuart Sutcliffe (salah satu personil awal The Beatles). Keesokan harinya ia mengikutiku hingga kamar kecil, dan saat aku keluar, ia langsung melayangkan tangannya ke wajahku hingga aku terpental."
Namun Cynthia mengaku bahwa setelah kejadian itu, John menghabiskan waktu 3 bulan untuk minta maaf dan memohon untuk bisa melanjutkan kencan mereka, "Meski dia sering berkata kasar, namun sejak kejadian itu ia tidak pernah lagi melakukan kekerasan fisik kepadaku."
Rencananya, buku John siap diterbitkan tanggal 27 September 2005, dan pastinya bakal diserbu oleh para penggemar (personil) The Beatles itu.................(yahoo/SHR/mdL)