HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 35

Tayang: 7-Aug-2007 17:00 WIB

Saat sedang membicarakan rencana berikutnya dengan Dayang Choi, Pan-sool mendapat kabar dari mata-mata bahwa Jeong-ho sedang menyelidiki latar belakang serta hubungannya dengan Menteri Oh. Diam-diam, Geum-young yang mendengar kuatir dengan keselamatan Jeong-ho yang masih dicintainya.

Dengan modal keberanian, gadis itu mencegat Dayang Choi dan Pan-sool sambil meminta mereka tidak menyakiti Jeong-ho. Begitu mendengar alasan dibalik semuanya itu keduanya tidak berkutik, apalagi Geum-young ngotot tetap akan melakukan hal sama meski nasib keluarga Choi berada di ujung tanduk akibat ulahnya.

Sebelum dibebaskan, Jang-geum dan Dayang Han diminta melakukan rekonstruksi masakan yang disajikan kepada Raja sebelum pemimpin negara itu jatuh sakit di hadapan para petugas istana. Setelah melalui bberbagai pertimbangan, akhirnya dipilih seorang calon dayang mendadak masuk untuk menyampaikan surat Dayang Choi kepada Dayang Kepala Yong-shin.

Bisa ditebak, dayang malang itu langsung jatuh sakit karena sebelumnya mengkonsumsi makanan yang telah diberi obat oleh Geum-young. Hal tersebut membuat pihak Menteri Oh, Dayang Choi dan Pan-sool di atas aingin.

Sadar posisinya terjepit, Kepala Biro Internal yang bertugas melindungi Raja mengambil keputusan berat : menyekap Min Jeong-ho saat sang bawahan datang ke rumahnya.

Meski begitu, sang atasan rupanya tidak berniat jahat pada Jeong-ho, ia hanya tidak ingin pria pekerja keras penuh dedikasi itu menjadi korban fitnah Menteri Oh berikutnya. Meski protes karena lebih baik mati daripada dipermalukan, Jeong-ho disekap di sebuah gudang.

Benar saja, tak berapa lama seorang petugas dari Biro Internal yang pernah melindungi Jang-geum dan Dayang Han ikut ditahan dan difitnah sebagai bagian dari pemberontak. Dari Dayang Choi, Geum-young mendengar bahwa nasib kedua musuhnya adalah mati, dan diberitahu bahwa hal itu harus dilakukan supaya di masa depan hal yang sama tidak terulang lagi.

Terus-menerus disiksa membuat penjual bebek tidak tahan dan mengaku bahwa Dayang Han-lah yang menyuruhnya memberi makan hewan peliharaannya dengan air mengandung sulfur. Perkembangan itu sudah tentu membuat posisi mantan dayang utama itu tersudut, ia berusaha menyelamatkan Jang-geum namun tidak berhasil.(mdL)

Bookmark and Share